SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Fakultas Psikologi berupaya ikut memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia melalui program yang disebut PSYCHE (Psychology International Summer Course, Community Engagement, and Visit to Cultural Heritage). Tahun ini, PSYCHE 2021 yang digelar secara daring mulai Sabtu (17/Juli/2021) sampai dengan Jumat (30/Juli/2021) adalah kali ketiga PSYCHE dilaksanakan.

Ketua Panitia The 3rd Psychology International Summer Course, Community Engagement, and Visit to Cultural Heritage Fakultas Psikologi Undip, Costrie Ganes Widayanti  S.Psi M.Si.Med., Ph.D, pada opening ceremony yang dilaksanakan Sabtu (17/7/2021), mengatakan kegiatan ini diikuti 47 mahasiswa dari berbagai negara seperti Malaysia, Mesir, Thailand, Afghanistan, Singapura, Sierra Leone, Pakistan, dan Taiwan. “Ada juga mahasiswa yang berasal dari Indonesia,” kata Costrie Ganes.

Sementara itu Dekan Fakultas Psikologi Undip, Prof. Dian Ratna Sawitri, S.Psi., M.Si., Ph.D, dalam sambutannya mengemukakan bahwa tema yang diangkat pada PSYCHE 2021 adalah “Improving well-being in everyday living”. Melalui kegiatan ini, peserta diberi wawasan dan diperkenalkan mengenai Bahasa Indonesia, tradisi lokal, sejarah, dan filosofi Jawa, praktek Psikologi Timur, serta beragam seni dan budaya Indonesia.

Adapun materi yang disajikan meliputi sejarah Semarang, wayang, keris, dugderan, nyadran, syawalan, self-reflection practice, mental gymnastic, lagu dan tarian tradisional. “ Kemudian ada materi tentang Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, makanan dan minuman lokal berikut sejarah dan filosofinya,” tutur Sawitri.

Menurut dia, kegiatan ini selalu melibatkan dosen dan mahasiswa, termasuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) I-Dance dari internal fakultas. ‘’Saya melihat para mahasiswa dari luar negeri sangat tertarik dan antusias untuk mengenal yang kami sampaikan di sini. Apalagi, mereka juga antusias untuk bertanya tentang materi yang diberikan. Tidak bisa dipungkiri, Indonesia memiliki budaya lokal yang melimpah dan menarik untuk diketahui, unik, dan tidak ada di negara lain. Summer Course kali ini juga melibatkan narasumber para praktisi budaya lokal Semarang dan Jawa,” dia menambahkan.

Wakil Rektor IV Bidang Riset dan Inovasi Undip, Prof Ir Ambariyanto MSC PhD, saat membuka acara memberikan apresiasinya. Menurut Warek IV Undip, PSYCHE 2021 bisa memberikan wawasan yang luas kepada peserta terkait dengan berbagai hal yang ada di Indonesia, mulai dari kekayaan Bahasa, tradisi lokal, sejarah, dan filosofi Jawa, praktek Psikologi Timur, serta beragam seni dan budaya Indonesia.

Dia berharap apa yang dilakukan bisa memberi konstribusi mendukung menuju world class university. Kegiatan ini diyakini memberi andil memperkenalkan Undip ke tingkat Internasional. Selain itu, juga memperkenalkan budaya lokal yang ada di sejumlah daerah di Indonesia.

Peran besar Fakultas Psikologi ini diharapkan akan berjalan berkesinambungan. Apalagi, telah dilakukan sebanyak tiga kali.  “Acara yang telah dilakukan oleh Fakultas Psikologi Undip untuk ketiga kalinya ini diharapkan dapat memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing, memfasilitasi pertukaran budaya, dan mengembangkan jejaring internasional,’’ tandasnya. (tim humas)