SEMARANG – Nurse Media Journal of Nursing (NMJN) yang dikelola Departemen Keperawatan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi jurnal keperawatan pertama dari Indonesia yang terindex Scopus. Selain terindex Scopus per April 2020, NMJN juga sudah diakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna) dan ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) masuk dalam Science and Technology Index (SINTA) 1.

Ketua Departemen Keperawatan FK Undip, Dr. Untung Sujianto, S.Kp.,M.Kes, mengatakan hal itu saat dihubungi pada Jumat (30/7/2021). “Berdasarkan Keputusan No. 148/M/KPT/2020 Jurnal NMJN Undip masuk First Grade (Sinta 1) terhitung per 3 Agustus 2020. Untuk Scopus, sudah terindex sejak April 2020,” kata Untung Sujianto

Dia menuturkan, NMJN mulai terbit sejak tahun  2007 dengan frekuensi terbit dua kali setahun, yakni Edisi Mei dan Edisi November. Waktu itu, masih terbit menggunakan Bahasa Indonesia. Namun sejalan dengan berkembangnya ilmu keperawatan, pada tahun 2011 pengelola memutuskan memakai bahasa Inggris agar cakupannya lebih luas. Nama Jurnalnya pun disesuaikan menjadi “Nurse Media Journal of Nursing” yang merupakan translasi dari “Jurnal Keperawatan Media Ners

Di samping itu, jurnal yang semula hanya menyediakan edisi cetak, kemudian dilengkapi dengan edisi elektronik (online) dan bulan terbitnya berubah menjadi Juni dan Desember. Berbagai pembenahan dilakukan pengelola, termasuk mengurus ISSN (International Standard Serial Number) atau Nomor Seri Standar Internasional untuk edisi elektronik (e-ISSN) dan pembaharuan untuk p-ISSN.

Sebagai jurnal keperawatan, NMJN menjadi forum publikasi untuk para ilmuwan, praktisi, akademisi dan peneliti yang bergiat di bidang ilmu keperawatan. Fokus dan skope NMJN meliputi adult nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM), dan education in nursing.

Jurnal NMJN pun berkembang pesat setelah mendapat akreditasi B dari Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, teknologi dan Pendidikan melalui Keputusan Nomer 60/E/KPT/2016, tertanggal 13 November 2016. Jurnal yang memberi akses terbuka (open-access journal), NMJN juga terindex di ASEAN Citation Index (ACI), terdaftar di Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, EBSCO, SHERPA/RoMEO, Indonesian Publication Index (IPI), Garuda, Shinta-Science and Technology Index, dan Crossref.

Untuk mendukung pengembangan ilmu keperawatan dan memberikan ruang publikasi ilmiah yang cukup, sejak 2020 NMJN menambah frekuensi terbitnya dari dua kali setahun menjadi tiga kali setahun, dengan jadwal terbit April, Agustus dan Desember setiap tahunnya. “Sekarang sudah ada beberapa jurnal keperawatan dari Indonesia yang terindex Scopus. Tapi bersyukur junal kami, Nurse Media Journal of Nursing, menjadi yang pertama,” pungkas Untung Sujianto. (tim humas)