Site icon Universitas Diponegoro

Mahasiswa KKN Undip Desa Sidorejo, Kec. Warungasem, Kab. Batang Rancang Alat Touchless Hand Sanitizer

Totok Indrianto, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Univeristas Diponegoro melaksanakan kegiatan KKN di Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Salah satu program kerjanya Hand Sanitizer Touchless-Mekanikal sebanyak 3 buah untuk diletakkan di masjid (2 buah) dan balai desa (1 buah). Penggunaan hand sanitizer di tempat umum memungkinkan terjadinya kontak fisik antar pengguna sehingga diperlukan cara untuk mengurangi kontak fisik tersebut. Cara yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan hand sanitizer touchless-mekanikal dan tentunya pembuatan alat ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19

Proses pembuatan diawali dengan membuat sketsa hand sanitizer touchless menggunakan autocad dimulai dengan tahap download aplikasi, mencari referensi dan menggambar. Kemudian pengadaan bahan-bahan untuk pembuatan alat dilanjutkan dengan  proses pemotongan dan pengelasan. Selanjutkan melakukan assembly beberapa bagian menjadi satu yang merupakan proses sebelum finishing dan pengecatan. Selanjutnya menyiapkan hand sanitizer untuk dipasang pada alat hand sanitizer touchless-mekanikal.

Alat ini praktis dan mudah digunakan, dengan menginjak pedal yang tersambung dengan gagang tuas yang ada didalam batang alat hand sanitizer, kemudian tuas tersebut akan menekan pegas kebawah dan mendorong ujung botol hand sanitizer sehingga mengeluarkan cairan dengan jumlah yang dapat disesuaikan. Botol hand sanitizer yang akan dipasang pada alat ini juga bisa bervariasi, karena pada alat ini terdapat dudukan yang dapat diatur sesuai bentuk dan ketinggian botol.

Selain program tersebut, dalam rangka peduli terhadap keadaan sekitar karena masa pandemi adalah membantu kegiatan semprot disinfektan, sosialisai tentang potensi penggunaan energy skala rumah tangga dalam rangka konservasi energi, dan membagikan masker serta vitamin pada masyarakat yang dilakukan di balai desa, sekolah dan warung-warung. (Linda Humas)

Share this :
Exit mobile version