Site icon Universitas Diponegoro

LPPM Undip Gelar Pelatihan Manuskrip dan Submit Publikasi Internasional Batch XLV

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro menggelar Pelatihan/Klinik Manuskrip dan Submit Publikasi Internasional Batch XLC Tahun 2021, (6/9). Hadir sebagai narasumber dalam acara ini adalah Prof. Dr. Istadi, S.T., MT (Undip) dan Prof. Dr. Zinatul Ashiqin Zainol, LLB, LLM, Ph.D dari University Kebangsaan Malaysia (UKM)/The National University of Malaysia.

Dalam materinya mengenai Strategi Memilih Jurnal Sebagai Tempat Publikasi Ilmiah, ia menyampaikan publikasi riset yang berkualitas antara lain overview literatures yang komperehensif, yaitu yang menunjang novelty atau kontribusi kebaruan. Proses riset dengan metode yang tepat dan analisis hasil riset yang berkualitas, artinya perlu waktu dan peralatan penelitian laboratorium yang lengkap/mencukupi dan mutakhir serta metode penelitian yang tepat. Penulisan artikel ilmiah yang baik dan berkualitas, yakni berhubungan dengan kualitas literatur referensi dan proses analisis hasil riset yang baik. Selanjutnya pemilihan jurnal ilmiah yang tepat sebagi tempat publikasi ilmiah.

“Pemilihan jurnal ilmiah, utamakan jurnal-jurnal yang tidak berbayar terlebih dahulu atau boleh juga memilih yang  berbayar   dengan tujuan open access fulltext pdf, cepat mendapat Citations, dan jika ada anggarannya. Pencarian target jurnal sebagai tempat publikasi ilmiah dapat melalui ScimagoJR, Master Journal List-Web of Science, Elsevier Journal Finder, , Taylor&Francis Journal Finder, Scopus Source List. Untuk pencarian jurnal-jurnal nasional bisa di portal SINTA” terangnya.

Pada kesempatannya Prof. Dr. Zinatul Ashiqin Zainol menuturkan mengenai 6 hal yang harus dilakukan sebelum menulis naskah, yaitu pikirkan tentang mengapa ingin menerbitkan karya dan apakah itu dapat diterbitkan, menentukan jenis manuskrip yang akan ditulis, memilih jurnal target, memperhatikan persyaratan jurnal dalam panduan untuk penulis, memperhatikan struktur naskah dan memahami etika publikasi untuk menghindari pelanggaran.

“Jawab tujuan Anda, jangan ulangi pendahuluan dalam kesimpulan. Jika Anda memiliki dua tujuan, keduanya harus dijawab di kesimpulan. Tulis kesimpulan dalam paragraf yang tepat, bukan dalam angka. Sertakan implikasi praktis, sosial, industri, komunitas jika relevan dan sertakan rekomendasi untuk pekerjaan di masa depan jika sesuai” ungkap Prof. Zinatul. (Linda Humas)

 

 

 

Share this :
Exit mobile version