SEMARANG – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun 2021 di Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang akan melakukan pengabdian masyarakat, sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, selama 42 hari, dari 24 September 2021 sampai dengan 5 November 2021.

KKN-T Undip di Desa Jubelan Tahun 2021 tersebut mengusung tema “Peningkatan Post Harvest Handling Technology and Management Improvement pada Pengrajin Olahan Kopi”.

Tim KKN Tematik ini telah diterima oleh Kepala Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Gunawan Catur Nugroho, di Balai Desa Jubelan pada tanggal 24 September 2021. Upacara penerimaan diikuti oleh perwakilan Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro (P2KKN Undip), dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN-T.

Penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa oleh Kepala Desa Jubelan sebagai simbol penerjunan Tim KKN-T Undip. Foto: dok

Kepala Desa Jubelan Sumowono, menyambut hangat kehadiran Tim KKN-T Undip. Dia dan masyarakat berharap, Tim KKN-T Undip bisa memberikan dampak dan manfaat positif selama melaksanakan pengabdian di Desa Jubelan. Dia juga berpesan agar tim untuk selalu mentaati protokol kesehatan selama berkegiatan di lingkungan masyarakat.

Tim KKN-T ini didampingi dosen pembimbing lapangan yakni  Dr. Adi Nugroho M.Si dan Ir. Sulistyo, MT, PhD. Dalam amanatnya Dr Adi Nugroho  berpesan untuk selalu menaati protokol kesehatan serta menjaga nama baik almamater Universitas Diponegoro selama menjalankan kegiatan KKN-T di Desa Jubelan. Acara diakhiri dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa oleh Kepala Desa Jubelan sebagai simbol penerjunan Tim KKN-T Undip.

Tim KKN-T Undip Desa Jubelan 2021 terdiri atas 10 orang yaitu Muhammad Rizky Yuliyanto dan Zulfatussa’adah dari Fakultas Sains dan Matematika, Mohammad Bryan Regie Pratama dan Wawan Ditia Rachman dari Fakultas Teknik, Niken Pratiwi, Elly Luthfiyanti, dan Anindya Nola Prameswari dari Fakultas Peternakan dan Pertanian, Sri Felia Kurniati dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Salsabila Indira Saraswati dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Natalia Nanda Eka Dewi dari Fakultas Hukum.

Kordinator Desa, Muhammad Rizky, mengatakan diambilnya tema tersebut karena Desa Sumowono sebagai salah satu penghasil kopi di Jateng. Di satu sisi, di desa ini banyak warganya yang bekerja di sektor tersebut. Sehingga tim KKN-T berupaya membantu masyarakat setempat, dalam peningkatan teknologi penanganan pasca panen kopi dan peningkatan manajemen para pengrajin kopi. Tujuannya agar meningkatkan perekonomian warga.  (tim humas)