SEMARANG – Perayaan Dies Natalis ke-64 Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun 2021 yang dilaksanakan Jumat (15/10/2021) diwarnai dengan pemberian apresiasi khusus kepada semua civitas akademika dan tendik yang menorehkan prestasi di semua bidang. Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama SH M.Hum, memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan dan insentif khusus kepada para mahasiswa, dosen, guru besar, peneliti dan tenaga kependidikan atas prestasi dan dedikasinya.

Momentum acara yang mengusung tagline “Globalisasi, Kolaborasi, Akselerasi” juga dihiasi dengan pemberian penghormatan kepada tokoh-tokoh yang pernah menjabat sebagai Rektor Undip dengan mengabadikannya sebagai nama-nama jalan protokol di lingkungan kampus Diponegoro Tembalang Kota Semarang.  Keputusan yang ditetapkan Februari 2020 itu diumumkan di depan para undangan termasuk keluarga para mantan rektor Undip.

Rektor Undip (keempat dari kiri) didampingi Ketua Senat Akademik Undip (ketiga dari kanan), saat penyerahan plakat penghormatan kepada keluarga dari tokoh-tokoh yang pernah menjabat sebagai Rektor Undip. Selanjutnya akan diabadikan sebagai nama-nama jalan protokol di lingkungan kampus Universitas Diponegoro, Tembalang, Kota Semarang.

Nama-nama tersebut di antaranya Jalan Prof. Eko Budihardjo, Jalan Prof. Jacob Rais, Jalan Prof. Moeljono S. Trastotenojo, Jalan Prof Sunario, Jalan Gubernur Mochtar, Jalan dr Antonius Suroyo. Sebelumnya nama Prof Soedarto dan Imam Bardjo SH juga sudah diabadikan sebagai nama jalan dan gedung pertemuan. Adapun nama Prof Muladi akan diabadikan untuk gedung serbaguna (Muladi dome) yang akan segera dibangun.

Pada Dies Natalis tahun 2021 ini Rektor Undip Prof Yos Johan memberikan penghargaan kepada 33 mahasiswa, 9 mahasiswa pencetak prestasi di tingkat internasional dan 24 mahasiswa di tingkat nasional. Mereka adalah para juara dalam lomba pembuatan karya, inovasi, penelitian dan keolahragaan khususnya pada ajang PON XX Papua Tahun 2021.

Rektor Undip didampingi Ketua Senat Akademik Undip saat penyerahan penghargaan kepada Mahasiswa berprestasi.

Prof Yos Johan saat memberikan sambutan mengatakan berbagai program telah dilakukan dalam upaya mencapai visi Undip sebagai Universitas Riset yang Unggul. Pada rentang 2020 hingga 2024 Undip telah mencapai tahap Penguatan Universitas Riset. Semua itu dijalankan dengan dasar nilai-nilai Pangeran Diponegoro yakni jujur, berani, adil dan peduli.

Dengan berbasis pada upaya globalisasi agar Undip dikenal di tingkat internasional dengan kinerja yang kolaboratif dengan penuh ketekunan, kekompakan, keberanian, kejujuran dan sinergitas serta semangat yang tinggi dari seluruh sivitas akademika, Prof Yos Johan yakin mampu mengakselerasi upaya menuju 500 besar dunia atau World Class University sehingga bisa diraih dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Capaian awal yang sudah mulai tampak, diantaranya hasil Ranking QS Employability yang menunjukan kecepatan dan ketepatan lulusan Undip dalam mendapatkan pekerjaan yang diumumkan tanggal 23 September 2021 lalu, dimana Undip berada di posisi ke-1 nasional, dan 251-300 ditingkat global.

Dalam konteks pengelolaan lingkungan, berdasarkan peringkat Greenmetric Undip menduduki peringkat ke-2 nasional dan peringkat 39 secara global. Pencanangan sebagai universitas riset yang unggul, juga terlihat dari alokasi dana penelitian yang terus naik. Dari dana penelitian bersumber APBN yang di tahun 2018 besarnya Rp 13,160 miliar, di tahun 2021 sudah mencapai Rp 22,318 miliar. Dana penelitian dari kerjasama juga naik dari Rp 18,574 miliar di tahun 2017 menjadi Rp 25,511 miliar di tahun 2021. Secara keseluruhan dana riset dari Undip untuk tahun 2021 adalah sebesar Rp 92.658 miliar.

Rektor menjanjikan mendukung semua kegiatan riset yang dilakukan civitas akademika. Baik dari sumber dana APBN, kerjasama maupun dana Undip secara mandiri. Ke depan, kata Yos Johan, Undip harus mampu secara mandiri membiayai kebutuhan penelitiannya.

Untuk bidang pengabdian kepada masyarakat, alokasi dananya juga terus meningkat. Dari Kerjasama pada tahun 2017 yang besarnya Rp 3,952 miliar, di tahun 2021 sudah meningkat menjadi Rp 10,942 miliar. Secara total dana pengabdian kepada masyarakat di Universitas Diponegoro tahun 2021 tercatat sebesar Rp 15,765 miliar.

Yang terbaru, berdasarkan capaian indikator kinerja utama perguruan tinggi di lingkungan Dirjen Dikti Kemendikbudristek Tahun 2020/2021, Undip berada di peringkat kedua dengan poin pencapaian 70, dan poin pertumbuhan 619 dan berada pada posisi tinggi 10%, dan mendapatkan insentif sebesar Rp 16 miliar.

Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan menjadi perguruan tinggi favorit, prestasi yang diraih Undip tidak hanya mencakup pertumbuhan dan naiknya anggaran yang ditopang oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang ada. Undip juga menunjukkan komitmen bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran dengan disiplin administrasi yang ketat dan akuntabel, sehingga selalu mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian alias WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan. (tim Humas)