SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) masuk dalam jajaran 30 kampus berkelanjutan terbaik dunia tahun 2021, bersama perguruan tinggi ternama seperti Wageningen University, Leiden University dan University of Groningen di Belanda; University of Nottingham dan Nottingham Trent University dari Inggris; University of California dan University of Connecticut dari Amerika Serikat; serta Universita di Bologna Italy, University of Southern Denmark dan Universitat Bremen Jerman. Dari Indonesia, ada dua perguruan tinggi yang masuk dalam jajaran kampus berkelanjutan terbaik dunia, yakni Universitas Indonesia (peringkat 24) dan Universitas Diponegoro (Peringkat 30).

Berdasarkan UI GreenMetric World University Rankings 2021, kampus-kampus tersebut dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Peringkat tersebut dibuat berdasarkan data yang masuk dari  sebanyak 912 Perguruan Tinggi dari 84 negara dari lima benua yang ada di dunia.

Penilaian UI GreenMetric 2021, menurut penyelenggara,  dilandasi atas tiga pilar, yakni Lingkungan hidup, Ekonomi, dan sosial dengan bobot indikator penilaian yang terdiri atas Keadaan dan Infrastruktur Kampus (15%), Energi dan Perubahan Iklim (21%), Pengelolaan Sampah (18%), Penggunaan Air (10%), Transportasi (18%), serta Pendidikan dan Riset (18%).

Sama dengan peringkat yang dilakukan lembaga lain, selain pemeringkatan secara keseluruhan, juga dilakukan pemeringkatan berdasarkan region, sub-region dan country. Ada enam region yang dipakai, yaitu Asia, Eropa, Afrika, Oceania, Amerika Utara dan Amerika Latin. Sementara itu ada tiga sub-region yang diangkat, yaitu ASEAN, Timur Tengah dan Pasific Rim. Untuk Indonesia, dibuat peringkat tersendiri, selain masuk dalam pemeringkatan secara keseluruhan (overall).

Rektor Unidp, Prof Dr Yos Johan Utama SH Mhum, mengaku bersyukur atas penghargaan UI GreenMetric 2021. Apa yang dilakukan Undip, kata Prof Yos, adalah memberikan pelayanan dan melakukan yang terbaik, sehingga ketika hasilnya diapresiasi kata syukurlah yang disampaikan. Yang pasti, tujuan utama Undip mengikuti berbagai kegiatan bukan untuk mencari peringkat, namun melakukan hal yang baik untuk dilakukan.

Saat memberi tanggapan langsung usai menerima penghargaan, Prof Yos mengatakan prinsip dalam pengembangan di Undip dilandasi dua hal, pertama konsep bersyukur, yang kedua konsep rahmatan lil ‘alamin. Kedua konsep tersebut menjadi landasan penting yang diimpelmentasikan dalam kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan empati kepada sesama tanpa melihat latar belakang ras dan golongannya.

Ketua Panitia Tetap UI GreenMetric, Prof. Dr. Riri Fitri Sari, M.Sc., MM., saat mengumumkan nama-nama perguruan tinggi berkelanjutan terbaik, Selasa (14/12/2021), menegaskan bahwa kegiatan ini tak hanya menyangkut pemeringkatan, namun juga membangun jejaring internasional yang kuat. Saat ini tercatat sebanyak 32 koordinator nasional dari 28 negara yang tersebar di Asia, Eropa, dan Amerika.

Para Koordinator nasional tersebut, kata Prof Riri, sudah berhasil mengadakan lokakarya GreenMetric di negaranya masing-masing. Bersama koordinator nasional juga dilakukan upaya memberikan dampak baik untuk generasi yang akan datang. (tim humas)