SEMARANG – Sedikitnya 140 orang lulusan Program Studi Administrasi Pertanahan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil lolos seleksi Calon Pergawai negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan  Nasional (ATR/BPN) Tahun 2021. Peristiwa tersebut dinilai spektakuler dan dicatat sebagai rekor yang penting.

Data yang diperoleh Sekolah Vokasi Undip itu dihimpun secara partisipatif dari para alumni. Mereka mendaftar secara pribadi dari domisili maisng-masing, dan setelah dihitung jumlah alumni Prodi D III Administrasi Pertanahan Sekolah Vokasi Undip yang dinyatakan lolos tercatat 140 orang lebih. “Sungguh spektakuler dan rekor,” kata Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof. Dr. Ir.Budiyono, M.Si, Rabu (29/12/2021).

Prof Budiyono mengaku terkesan dengan apa yang diraih para anak didiknya. Dia menyebutnya sebagai capaian yang luar biasa. ‘’Kami sangat bersyukur karena hal ini sesuai dangan semangat sekolah vokasi yang menyiapkan lulusan siap kerja,’’ dia menegaskan.

Menurutnya, Sekolah Vokasi Undip memang menyiapkan lulusan yang siap memasuki pangsa kerja. Hal ini sesuai dengan visinya, yakni menjadi pusat Pendidikan Vokasi (Terapan) yang unggul dan bertaraf Internasional.  Sekolah Vokasi Undip memang menyelaraskan antara pendidikan di perguruan tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga lulusannya mudah diserap pasar kerja.

Diungkapkan, kalau di negara maju lulusan SMA/SMK dan sederajat, banyak yang masuk kuliah di pendidikan vokasi. Jumlah mahasiswa sekolah tinggi vokasi biasanya lebih besar dari pendidikan tinggi akademik. “Ini tantangan bagi Undip dengan menyiapkan sekolah vokasional yang maju seperti  negara maju,” jelasnya.

Karena itu, apa yang dicapai dalam hal penerimaan CPNS di Kementerian ATR/BPN tahun 2021 menjadi catatan penting yang menjadi salah satu indikator bahwa realitas di lapangan memang benar adanya kalau lulusan Undip termasuk cepat mendapat pekerjaan. Pengakuan tersebut juga sudah diberikan oleh lembaga pemeringkat internasional Quacquarelli Symonds (QS), yang menetapkan Undip sebagai perguruan tinggi peringkat pertama di Indonesia dan posisi 251-300 di dunia dalam kategori Graduate Employability Rankings 2022.

Kategori pemeringkatan yang dibuat oleh QS menunjukkan kecepatan dan ketepatan lulusan sebuah Perguruan Tinggi dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga dapat diartikan bahwa lulusan Undip dapat dengan cepat dan tepat mendapatkan pekerjaannya. Pemeringkatan yang dilakukan untuk QS Graduate Employability Rankings 2022 menggunakan 5 indikator kinerja, yaitu Employer Reputation (diberi bobot 30%), Alumni Outcomes (25%), Employer-Student Connections (10%), Partnerships with Employers (25%), dan Graduate Employment Rate (10%).

Berdasarkan data hasil perhitungan Quacquarelli Symonds (QS) kategori Graduate Employability Rankings 2022, Universitas Diponegoro memperoleh poin dari masing-masing indikator yaitu: Employer Reputation (14.4), Alumni Outcomes (12.0), Employer-Student Connections (84.2), Partnerships with Employers (6.4), dan Graduate Employment Rate (96.5).QS Graduate Employability Rankings 2022 sendiri menunjukkan kecepatan dan ketepatan lulusan sebuah perguruan tinggi dalam mendapatkan pekerjaan.

Prodi D III Administrasi Pertanahan tahun 2017 secara penuh bergabung dalam Sekolah Vokasi Undip, sebelumnya Prodi ini dikelola FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik). Dalam perjalanannya, pengembangan terus dilakukan, termasuk membangun kerjasama dengan  Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang dikelola Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Sekolah Vokasi Undip mencanangkan tekad menjadi lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk membentuk kepribadian profesional yang memiliki komitmen pengembangan dan penerapan pengetahuan serta pengembangan ketrampilan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (tim humas)