Universitas Diponegoro (Undip) pada Selasa (28/12) pukul 08.00 WIB di ruang Poncowati Hotel Patra Jasa, Semarang, telah menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (monev) beasiswa program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Acara ini digelar untuk mengetahui dan memonitoring masalah dan hambatan yang terjadi di kalangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-K agar ditemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Serta untuk mengevaluasi program beasiswa KIP-K yang sudah dijalankan sebelumnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D., yang diwakili oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., Wakil Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Nuswantoro Dwiwarno, S.H., M.H., dan Kepala Bagian Kemahasiswaan Undip Muhammad Muntafi’, S.Sos. Serta turut mengundang anggota Tim Teknis Kelompok Kerja Beasiswa (KIP-K dan Afirmasi Pendidikan Tinggi) serta Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) di Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Yon Sugiarto, S.Si, M.Sc.

Mewakili Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa program beasiswa KIP-K merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam bidang pendidikan. Serta untuk membantu calon mahasiswa yang memiliki ekonomi yang terbatas, namun memiliki tingkat motivasi yang tinggi dibidang pendidikan untuk melanjutkan.

Selain itu, Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa bidang Kemahasiswaan Undip juga telah melakukan survei di lapangan guna memonitoring secara langsung mahasiswa penerima beasiswa KIP-K. “Di pengunjung tahun ini, Undip melalui Bagian Kemahasiswaan telah melakukan survei di lapangan, kita mencoba melihat kondisi yang sebenarnya.” jelasnya.

Edy menambahkan banyak mahasiswa penerima beasiswa KIP-K yang berprestasi saat mengenyam pendidikan di Undip. “Dibalik kekurangan dari sisi ekonomi ternyata mereka memiliki prestasi yang luar biasa. Prestasi-prestasi itu didapatkan ketika mereka sudah mendapatkan pendidikan di Undip.” tambah Edy.

Monev beasiswa program KIP-K dilanjutkan paparan materi oleh Anggota Tim Teknis Kelompok Kerja Beasiswa (KIP-K dan Afirmasi Pendidikan Tinggi) serta Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) di Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemedikbudristek Yon Sugiarto, S.Si, M.Sc., yang menjelaskan mengenai kebijakan dan regulasi pemerintah dalam program KIP-K. Kemudian dilanjutkan paparan materi oleh Wakil Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip Dr. Nuswantoro Dwiwarno, S.H., M.H., yang menjabarkan mengenai mekanisme dan monitoring beasiswa KIP-K yang telah dijalankan di Undip. (Dhany)