SEMARANG – Mahasiwa Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini adalah mahasiswi angkatan 2019 bernama Stella Hita Arawinda berhasil mendapatkan juara I (pertama) dalam lomba Esai Nasional Kategori Mahasiswa yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Tahun 2021.

Karya tulis esai berjudul “Perempuan dalam Wayang Purwa: Kisah Klasik Perjuangan Melawan Stigma” ini terpilih menjadi yang terbaik di kelompok mahasiswa. Karya tulis Stella Hita berhasil menyisihkan karya dari 64 peserta lain dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia.

“Pastinya senang, karena ini adalah hal yang baru bagi saya. Prestasi ini juga sebagai kado spesial di akhir tahun 2021. Semoga prestasi ini menjadi motivasi saya untuk terus berprestasi lebih baik lagi di tingkat nasional maupun Internasional,” kata Stella sapaan akrabnya saat diwawancara tim humas Undip, Kamis (6/01/2021).

Perempuan kelahiran Yogyakarta, 22 Januari 2001 ini mengatakan, lomba menulis esai yang diselenggarakan oleh Kementerian PPPA dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-93 pada 22 Desember 2021 ini mengambil tema “Pahlawan Perempuan bagi Anak Bangsa”.  Kompetisi ini dilaksanakan mulai tanggal 15 November 2021 hingga 5 Desember 2021 dan umumkan juara di penghujung tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan secara online dan diikuti sebanyak 64 peserta dari sekolah atau perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Adapun tujuan dari kegiatan ini, kata mahasiswi yang juga meraih juara 1 Esai Hukum Nasional Brawijaya Law Fair 2021 adalah untuk mengenang kembali pergerakan perempuan Indonesia saat itu dan mengembalikan mindset masyarakat mengenai esensi hari Ibu yang merupakan peringatan terkait pergerakan perempuan nasional yang diprakarsai oleh Ibu Soekonto, Ibu Soejatin, dan Nyi Hajar Dewantara.

Disinggung persiapan dalam kegiatan ini, dirinya hanya mempersiapkan materi, dengan cara melakukan riset jurnal, artikel berita infografis, dan buku serta membuat kerangka penulisan hingga menulis dan melakukan revisi atau pemeriksaan kembali esainya misal dengan memeriksa tanda baca, ejaan, format dan lainnya.

Atas torehan prestasi ini, ia menyampaikan, terima kasih untuk Fakultas Hukum, terlebih kepada para dosen-dosen yang membantu dalam proses penulisan dengan baik sehingga bisa meraih juara dalam ajang ini. Tidak lupa bagi para dosen pembimbing yang membekali proses penulisan hingga pemberian materi serta dukungan.

“Untuk Undip, saya bangga bisa membawa nama almamter ke tingkat nasional sehingga nama Undip semakin dikenal banyak orang. Harapan untuk kedepannya, semoga Undip terlebih Fakultas Hukum dapat semakin banyak melahirkan mahasiswa-mahasiswi yang berprestasi bukan hanya di bidang akademik saja, namun non akademiknya dengan berkompetisi,” harapnya.

Dalam kesempatannya, dirinya juga mengajak para mahasiswa hukum untuk perbanyak informasi agar bisa mengikuti lomba-lomba seperti ini dan lomba lainnya. Bisa info dari teman-teman maupun media sosial. Setelah itu, persiapkan diri seperti jangan takut untuk mencoba agar bisa mendapat kesempatan berkompetisi hingga membawa nama almamater dengan baik. “Karena dengan kita mengikuti lomba, kita bisa menambah wawasan ilmu serta pengalaman baru di dalam dunia pendidikan,” kata perempuan yang juga pernah menjadi juara 1 Debat Hukum Nasional Unesa Law Fair Kategori SMA Nasional tahun 2017.

Sementara itu Dekan FH Undip mewakili pimpinan dan seluruh citivitas akademika, menyatakan turut berbangga dan berterima kasih atas capaian yang membanggakan ini. Semoga dengan hasil ini dapat memotivasi mahasiswa FH Undip lainnya untuk menyumbangkan prestasi dan mengharumkan nama almamater, bangsa dan negara.

“Kami bersyukur atas torehan prestasi ini. Saya berharap para mahasiswa terus belajar dan berkarya. Kami juga selalu memberikan dukungan maksimal bagi siapa saja yang selalu memberikan prestasi bagi kampus FH Undip yang menjadi kebanggan kita bersama,” kata Dekan FH Undip Prof. Dr. Retno Saraswati, S.H, M.Hum. (tim humas)