Dalam era pademi ini, masyarakat masih beradaptasi dengan masalah kesulitan ekonomi terutama mengenai bagaimana cara mengelola keuangannya supaya tidak mengganggu kebutuhan hidup ketika pendapatan mereka mengalami penurunan. Salah satu upaya mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Kelurahan Manyaran, Semarang Barat menyelengg

arakan kegiatan membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan keuangannya dengan memberikan edukasi tentang tips mengelola keuangan kepada anak usia dini (anak SD).

Nazilatul Lailiyah (Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis) mengatakan edukasi ini sangat penting tidak hanya berlaku pada saat pandemi maupun sesudah ada pandemi karena pengelolaan keuangan yang baik bisa dilakukan jika setiap individu sudah melatihnya sejak kecil.

“Praktik menghitung pemasukan atau uang saku siswa menggunakan rumus proporsi budgeting yang sudah ditentukan. Dengan adanya program ini diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan perilaku hidup hemat serta dapat mempraktikkan metode budgeting tersebut untuk memproporsikan pemasukan mereka baik ketika mereka masih sekolah atau ketika mereka sudah bekerja nantinya, sehingga paradigma kesulitan mengelola keuangan dapat terkurangi atau bahkan hilang dari pikiran masyarakat” tuturnya.

Program lain yang dilaksanakan adalah pembuatan produk hand sanitizer berbahan dasar jeruk nipis, Hand Sanitizer merupakan salah satu komponen penting dalam protokol kesehatan, dimana tidak hanya dapat membunuh kuman namun juga mudah dibawa dan pengaplikasiannya mudah. Pembuatan hand sanitizer cukup sederhana dan mudah dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar, hasilnya pun dapat menjadi ladang usaha dan mensukseskan program SDGs dalam pertumbuhan dan keadilan ekonomi, pembangunan sosial, dan konservasi SDA (pemberdayaan lingkungan). (Lin-Humas)