Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar Pengambilan Sumpah Insinyur Angkatan ke-6 periode Februari 2022 pada Kamis (10/02) pukul 09.00 WIB secara luring terbatas di Ruang Patra Hotel Noormans Semarang dan secara daring melalui platform Zoom meeting.

Acara yang berlangsung secara luring terbatas di Ruang Patra Hotel Noormans Semarang ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Masing-masing panitia, peserta, dan tamu undangan yang hadir sebelum memasuki Ruang Patra sudah terlebih dahulu di swab antigen oleh petugas medis dan hasilnya negatif. Kuota ruangan pun dibatasi menjadi hanya 120 orang dari total maksimal 400 orang.

Pada kesempatan ini, dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Undip Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik Undip Dr.nat.tech. Siswo Sumardiono, S.T., M.T., Wakil Dekan Sumber Daya Fakultas Teknik Undip Dr. Abdul Syakur, S.T., M.T., Para Manajer dan Supervisor di lingkungan Fakultas Teknik Undip.

Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Dr.Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., MBA.

Serta turut mengundang Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc., IPU., Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Dr.Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., MBA., Direktur Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia Ir. Habibie Razak, S.T., M.M., IPU., ACPE., ASEAN Eng., Wakil Direktur Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia Ir Muharam Ahmadi S.T., Ketua Badan Pelaksana Program Profesi Insinyur Prof. Dr. Ir. Asep Kurnia Parmadi IPU., Ketua Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Tengah Dr. T Herry Ludiro Wahyono S.T., M.T., Wakil Ketua Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Tengah Prof. Dr. Totok Prasetyo Beng M.T., IPU.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Undip Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., mengucapkan selamat kepada para Insinyur yang telah diambil sumpahnya. “Selamat kepada bapak ibu semua, Semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara ini.” ucap Prof. Agung.

Lebih lanjut, Prof. Agung berharap agar para Insinyur ini harus mempunyai empati dan simpati kepada masyarakat sekitar. “Selanjutnya kita harus berempati dan simpati terhadap lingkungan. Jadi ini menjadi salah satu tugas kita menjadi insinyur bahwa nantinya empati dan simpati harus diperhatikan, jadi kita harus melaksanakan ini dengan baik dan profesional dilapangan.” terangnya.

Dengan terpilihnya Fakultas Teknik Undip sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), menuntut para Insinyur agar berintegritas dan menjadi role model serta agent of change dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi saya harapkan bapak ibu benar-benar berintegritas, menjadi role model dilapangan, menjadi contoh dilapangan dan akhirnya bisa menggerakkan bangsa ini untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanannya pada masyarakat. Jadi kami titip amanah dari WBK ini kepada bapak ibu semua. Mohon untuk bisa dijaga karena untuk jadi WBK saat ini di Indonesia hanya ada 5 perguruan tinggi.” jelas Prof. Agung.

Sementara itu, Prof. Agung menambahkan bahwa akhir-akhir ini pembangunan infrastruktur di Indonesia memang sedang gencar dilaksanakan. Dengan anggaran biaya negara untuk pembangunan hampir 400 Trilyun dan kebutuhan Insinyur yang baru terpenuhi 40% dari total kebutuhan Insinyur sebanyak 260 ribu, menjadi tantangan dan tanggung jawab yang besar bagi para Insinyur. “Itu menjadi tanggung jawab kita semua yang nantinya bisa berpraktek Insinyur dan kita harus terus bersemangat.” pungkasnya.

Dalam laporannya, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Undip Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM., menjelaskan jumlah calon wisudawan di periode Februari 2020 sebanyak 58 orang dengan 52 orang berpredikat Cumlaude. Jumlah yang telah diluluskan oleh PSPPI sampai dengan periode Februari 2022 sebanyak 277 orang. Sedangkan jumlah Insinyur PSPPI yang telah mendapatkan Sertifikasi Insinyur Profesional (SIP) – IPP/IPM/IPU sebanyak 86 orang.

Pada periode Februari 2022 ini, lulusan PSPPI berasal dari beberapa institusi dan lembaga negara, diantaranya yaitu: Fakultas Teknik Undip, Universitas Swadaya Gunung Jati, IST AKPRIND Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, Kementerian PUPR, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Cirebon, RSUP dr. Kariadi, TNI AU, PT. Adhi Karya TBK, PT. Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) TBK, dan PT Jaya Konstrusi.

Kelulusan para Insinyur ini melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL. Penilaian dilakukan melalui portofolio, pendidikan Workshop, penulisan pelaporan studi kasus, penelitian, dan pengabdian masyarakat. “Tentunya tambahan pemahaman, pengetahuan, serta kompetensi ini diharapkan dapat memberi bekal selanjutnya kepada bapak-ibu Insinyur untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sehingga pembangunan yang ada di Indonesia ini menjadi lebih terarah dan lebih mengikuti peraturan-peraturan yang ada di indonesia.” ungkap Prof. Widayat.

Prof. Widayat berharap dengan pengambilan sumpah ini, para Insinyur dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami berharap bapak lebih memberikan kontribusi yang rill bagi pengembangan pembangunan bangsa serta negara indonesia.” jelasnya. (Dhany – Humas)