Kamis (17/3) – Mendukung program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengenai Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, Universitas Diponegoro (UNDIP) dan DPR RI mengadakan sosialisasi online “Kampus Merdeka Magang di Rumah Rakyat DPR RI” pada Kamis, 17 Maret 2022. Tahun 2022 ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Program MDRR DPR RI, dimana pada tahun 2021 asal universitas yang tergabung dalam program ini adalah Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran dan universitas lainnya di Indonesia.

“Para mahasiswa diharap dapat menunjukkan antusiasme karena program magang ini sangat berguna untuk menambah pengetahuan komperehensif. Terima kasih kepada panitia sosialisasi dan narasumber yang membagikan informasi bermanfaat bagi mahasiswa,” ucap Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., dalam sambutannya membuka acara ini.

Program magang nasional bernama Parliament Internship Program ini sangat didukung oleh Menteri Pendidikan RI. Dilaksanakan selama 21 minggu mulai dari tanggal 1 Agustus – 23 Desember 2022, Parliament Internship Program memiliki 900 JP yang bisa dikonversi ke SKS perkuliahan. Kompetensi yang dikembangkan meliputi kompetensi umum berupa integritas, komunikasi, kerjasama dan orientasi pada hasil serta kompetensi khusus (sesuai formasi).

Mahasiswa peserta magang akan mendapatkan kesempatan kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi dan evaluasi. Fasilitas yang diperoleh oleh peserta magang yaitu uang saku dan akomodasi, ID card, sertifikat, layanan kesehatan, akses perpustakaan dan fasilitas olahraga.

DPR RI akan memilih 200 peserta dari pendaftar di seluruh Indonesia yang nantinya akan ditempatkan di 14 posisi pattern pro sesuai jurusan masing-masing. Persyaratan umum Parliament Internship Program antara lain mahasiswa S1 semester 5 atau 7, belum pernah menjadi peserta MDRR DPR RI tahun 2021, IPK minimal 3.00, akreditasi prodi minimal B (PTN/PTS), dan tidak menjadi anggota atau pengurus partai.

“Di sini mahasiswa dapat belajar banyak, sebagai agent of change bisa mengetahui dan mempelajari secara langsung fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Terlebih di era parlemen modern di mana masyarakat bisa menyuarakan ide melalui Sekjen DPR RI,” tutur Dr. Dewi Barliana S., M.Psi., QIA selaku Kepala Pusdiklat Setjen DPR RI yang menjadi narasumber dalam sosialisasi ini.

“Sebagai mitra Kemendikbudristek, ini adalah strategi komunikasi kami untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui mahasiswa. Semoga tahun ini banyak mahasiswa UNDIP yang mengikuti Program MDRR DPR RI, kita belajar bersama untuk mengasah kemampuan global untuk NKRI yang lebih maju,” tambah Dewi Barliana.

Nuryanto, S.Gz., M.Gizi selaku moderator menyampaikan bahwa pada tahun 2021, UNDIP mengirimkan 24 mahasiswa untuk mengikuti Program MDRR DPR RI. Diharapkan pada tahun ini semakin banyak mahasiswa UNDIP yang dapat mengikuti program tersebut. Pihak prodi nantinya akan menentukan konversi JP. Apabila tidak bisa mencapai 20 SKS, mahasiswa bisa mengambil mata kuliah khusus MBKM.

Seleksi peserta dilakukan secara online melalui beberapa tahapan yakni seleksi administrasi, tes pengetahuan umum, tes potensi akademik & work attitude test, dan wawancara. Selama masa pandemi, kegiatan magang akan dilaksanakan secara blended learning, namun kehadiran offline hampir setiap hari tetap dipersilakan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/ atau mengakses Instagram @pusdiklat.dprri untuk informasi lebih lanjut. (Titis – Public Relations)