Dewasa ini kesempatan meraih karir yang sejalan dengan jurusan kian menyurut. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi anak muda, khususnya yang baru saja menyelesaikan studinya di jenjang S-1. Sehingga, anak muda dituntut untuk dapat mengemban karir tidak hanya berdasar pada jurusannya melainkan juga passion yang dimiliki.

Kemunculan fenomena tersebut membawa Universitas Diponegoro (Undip) sebagai salah satu kampus ternama di Indonesia untuk turut berkontribusi memfasilitasi mahasiswanya meraih kesempatan lebih besar dalam meraih karir yang cemerlang dengan menyelenggarakan sebuah seminar pada Kamis lalu (17/03). Seminar bertajuk Pelatihan Soft Skills: Transforming Passion into Profession ini menghadirkan pembicara professional, Makhmud Kuncahyo.

Seminar berdurasi sekitar 2 jam yang dihadiri oleh mahasiswa Universitas Diponegoro ini memfokuskan diskusi pada pembahasan mengenai langkah mengembangkan passion untuk meraih sukses karir masa depan di era digital. Makhmud Kuncahyo menjelaskan bahwa setiap orang pasti memiliki passion yang berbeda. Sehingga yang perlu dilakukan adalah memahami cara atau langkah untuk dapat merubah passion yang kita miliki menjadi profesi. “Langkah pertama untuk dapat merubah passion menjadi profesi sebenarnya sangat sederhana. Dimulai dari sebuah pertanyaan who am I atau siapa sebenarnya diri kita? Tujuannya untuk bisa mengetahui siapa dan apa yang sebenarnya kita inginkan,” tuturnya.

Selain langkah-langkah mengubah passion menjadi profesi, melalui webinar ini peserta diajak untuk merubah pola pikir menjadi lebih positif dan optimis. Sebab, dengan pola pikir positif maka proses meraih karir yang cemerlang akan lebih lancar. Pada akhir acara, ditutup dengan sesi tanya jawab dengan memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya lebih detail mengenai materi yang telah dipaparkan. Melalui seminar ini, harapannya, Universitas Diponegoro dapat turut aktif dan menjadi bagian dalam proses persiapan mahasiswa dalam meraih masa depan karir yang lebih cerah. (Sal – Tim Humas)