“Kesehatan finansial adalah perasaan aman tentang masa depan finansial kita, merupakan kewajiban finansial saat ini dan masa depan, merasa aman secara finansial di masa depan dan membuat pilihan yang memungkinkan untuk dapat menikmati hidup. Kesehatan finansial adalah penentu utama dalam menjalani hidup yang sehat. Kesehatan finansial kadang-kadang disebut sebagai kesejahteraan finansial, berarti kemampuan untuk memiliki kehidupan finansial yang sehat” jelas Prof. Dr. Isfenti Sadalia, ME (Universitas Sumetera Utara) dalam acara Kuliah Umum Financial Wellness: Managing Economic Life for Shorterm and Longterm Departemen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro dengan moderator Robetmi Jumpakita Pinem, MBA (Undip), Kamis (12/5).

Prof. Isfenti menuturkan kesehatan finansial mengacu pada pola pikir yang terbentuk dari cara seseorang mengevaluasi keuangan mereka dan bagaimana perasaan mereka. Selain itu, penting untuk menerapkan pengetahuan keuangan untuk mengelola uang secara efektif. Kesehatan finansial juga didukung oleh beberapa prinsip ekonomi perilaku utama termasuk heuristik ketersediaan, kemudahan kognitif, dan “halo effect”.

Tujuh tips meningkatkan kesehatan finansial antara lain ciptakan keuangan yang bekerja untuk kita, pertimbangkan untuk memutar keuangan hanya sekali, mencoba untuk menyimpan sejumlah uang secara teratur, menyimpan uang secara teratur, menyiapkan uang tunai untuk keadaan darurat, terbuka berbicara tentang keuangan dengan pasangan, perhatikan jika kita mendapat kesepakatan yang lebih baik , dan jangan takut untuk menggunakan assiten keuangan.

“Mempelajari pilar kesehatan finansial untuk melihat di mana kita berdiri sangat penting, lalu cari cara untuk mengisi celah kita. Dengan melakukan itu, kita akan mengembangkan disiplin dan kontrol yang lebih baik atas anggaran atau tabungan kita untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang, serta risiko dan tantangan keuangan kehidupan kita. Ini akan membantu  untuk membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan finansial, menjalani kehidupan yang bahagia dan lebih sehat” pungkasnya. (Lin-Humas)