Pada Upacara Wisuda ke-166 yang digelar secara luring di Gedung Prof. Soedarto Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Tembalang dari tanggal 17 sampai dengan tanggal 20 Mei 2022, Undip mewisuda sebanyak 1.504 orang wisudawan, yang meliputi program Doktor 25 orang, Magister 197 orang, Spesialis 50 orang, Profesi 56 orang, Sarjana 1.097 orang, Sarjana Terapan 17 orang dan Diploma 62 orang.

Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan terdapat 6 wisudawan dari program Doublee Degree. Para wisudawan tersebut antara lain Dimas Darmawansyah, David Raymond Parlindungan lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota dari Technische Universität Berlin Jerman, Wahyu Ida Arinta br Togarorop, Fransiska lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota dari Technische Universität Darmstadt Jerman.

Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., saat membacakan salah satu wisudawan yang menyandang gelar Double Degree

Kemudian Arga Geofana lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota dari Technische Universität München Jerman, dan Muhammad Emyr Gunawan Rahmatul lulusan Sarjana Manajemen dari Saxion University Netherlands. Program Double Degree adalah gelar ganda yang diperoleh dari Universitas Diponegoro dan dari perguruan tinggi di Indonesia atau perguruan tinggi lain di luar negeri dalam rangka kerjasama pengembangan suatu program studi dan diberikan dua ijazah.

Prof Faisal menambahkan dengan gelar double degree yang diperoleh, lulusan memiliki daya saing global karena memperoleh pengalaman menjadi bagian dari masyarakat global dan memiliki kompetensi lintas budaya serta kemampuan dalam beradaptasi pada lingkungan baru.

Sementara itu, terdapat pula 3 wisudawan yang merupakan mahasiswa internasional yaitu Warga Negara Asing yang berasal dari negara Rwanda yakni Narcisse Musafili lulusan dari Magister Epidemiologi. Kemudian Warga Negara Asing lulusan Magister Manajemen yaitu Godlove Dismas Ngowella berasal dari negara Tanzania dan Ehsanullah Oria berasal dari negara Afganistan.

Universitas Diponegoro membuka Kelas Internasional Jalur IUP (International Undergraduate Program). Jalur IUP dirancang sebagai kelas khusus dengan bahasa inggris sebagai media komunikasi dalam semua kegiatan dikampus. Kelas IUP dirancang untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing global dan kesempatan seluas-luasnya bagi calon mahasiswa nasional maupun internasional.

Salah satu mahasiswa Internasional Godlove Dismas Ngowella (tengah) saat mengikuti upacara wisuda Undip ke-166