Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Kali ini mahasiswa Teknik Komputer Fakultas Teknik (FT) Undip angkatan 2020, Salahudin Al Ayubi, berhasil meraih peringkat pertama tingkat nasional dalam Kompetisi APJC NetAcad Riders 2022. Kompetisi ini diselenggarakan pada Rabu (11/05) oleh Cisco Networking Academy.

Sebelumnya, Salahudin lolos tahap seleksi tingkat Local Academy pada babak pertama dan menjadi perwakilan dari Cisco Academy Computer Engineering Diponegoro University. Kemudian Salahudin melanjutkan kompetisi babak kedua yang merupakan seleksi tingkat nasional. Ia berhasil meraih peringkat pertama setelah mengungguli kurang lebih 200 peserta lainnya yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dalam seleksi tingkat nasional ini, Salahudin perlu menjawab 75 buah soal. Materi dari soal tersebut berasal dari Course Cisco Networking Academy, seperti Introduction to Network (ITN), Switching, Routing, and Wireless Essentials (SRWE), dan Enterprise Networking, Security, and Automation (ENSA).

Berbagai persiapan telah dilakukan Salahudin. Sebelum kompetisi babak kedua dimulai, ia mereview materi yang sudah pernah dipelajari sebelumnya. “Materi itu meliputi teori-teori jaringan secara umum dan teknologi-teknologi proprietary yang dimiliki Cisco karena pada babak kedua ini kompetisinya berupa menjawab pertanyaan melalui LMS Cisco NetAcad.” ungkapnya.

“Untuk persiapan babak ketiga, yang saya lakukan adalah mendalami materi yang saya pelajari pada babak kedua dan difokuskan untuk mempraktekkannya secara langsung pada simulator karena babak ketiga ini kompetisinya berbentuk challenge untuk mengkonfigurasi perangkat-perangkat jaringan Cisco pada simulator Cisco Packet Tracer.” sambung Salahudin.

Berhasil menjadi peringkat pertama pada babak kedua, membawa Salahudin sebagai wakil dari Indonesia untuk kembali bertanding di tingkat Asia Pasifik. Pada babak final kompetisi APJC NetAcad Riders 2022 ini diselenggarakan di Kantor Cisco Systems Indonesia, Selasa (24/05) dan Salahudin berhasil memperoleh Scoring Gold.

“Saya merasa bangga karena dapat mengagumkan nama Undip dalam kompetisi APJC NetAcad Riders 2022. Pencapaian yang didapat ini juga membayar kerja keras yang saya lakukan sehingga saya lebih percaya lagi terhadap ungkapan ‘hasil tidak akan mengkhianati usaha’. Selain itu saya juga bangga dapat membawa nama Indonesia, dan khususnya Undip untuk mendapat nama di kancah Internasional dalam kompetisi ronde 3 tingkat APJC.” jelas Salahudin.

Kedepannya, Salahudin mengakui selalu tertarik dengan kompetisi yang sesuai dengan bidang yang ia geluti. “Jadi saya juga masih berencana untuk mengikuti kompetisi lain di dalam negeri maupun Internasional.” ucapnya.

Prestasi yang berhasil diperoleh Salahudin merupakan hasil dari doa, kerja keras, dan memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin. “Kita tidak perlu untuk memikirkan hal-hal yang tidak bisa dikendalikan. Sebaliknya, maksimalkan apa yang menjadi domain kendali kita, seperti memanfaatkan peluang dan berusaha semaksimal apa yang kita bisa. Disamping berusaha, jangan lupa juga untuk selalu berdoa dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa ridho dari-Nya. Usaha tanpa doa itu sombong dan doa tanpa usaha adalah bohong.” pungkas Salahudin.