Tim PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) dan Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) bimbingan Agus Subhan Prasetyo S.P., M.Si. yang beranggotakan mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Kegiatan KKN dilaksanakan selama 45 hari dengan mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Tani Kelurahan Wates dalam Mewujudkan Pertanian Jambu Kristal Terintegrasi Melalui Digitalisasi pada Era New Normal”. Tema tersebut dilatarbelakangi oleh keluh kesah masyarakat Kelurahan Wates akan sistem pertanian jambu kristal yang kurang terintegrasi dan belum mampu memberi hasil yang maksimal. Sistem pertanian yang terintegrasi diharapkan pula dapat merevitalisasi Kelurahan Wates, sehingga potensinya terus berkembang.

Eduwisata Anak-Anak

Tim 2 KKN Undip melanjutkan program dari PHP2D dengan menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan yang berkaitan dengan pengintegrasian pertanian jambu kristal, diantaranya pada proses budidaya, pengolahan, dan pemasaran. Kegiatan pada bidang budidaya dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada petani jambu kristal Kelurahan Wates mengenai pembuatan pupuk organik cair (POC), pupuk padat, feromon trap, dan yellow trap.

Penyuluhan dilakukan dengan memberikan demo kepada petani serta penjelasan mengenai manfaat dari masing-masing bahan. Penyuluhan yang diberikan kepada petani didokumentasikan dalam bentuk Prosedur Operasional Standar (SOP) budidaya. SOP budidaya dibagikan kepada petani agar petani dapat mengaplikasikan penyuluhan yang telah diberikan oleh mahasiswa. Adanya SOP budidaya diharapkan dapat memperbaiki hasil pertanian jambu kristal yang produktif dan berkualitas.

Hasil pertanian jambu kristal yang melimpah pada musim panen menjadikannya banyak terbuang begitu saja. Dengan adanya masalah tersebut, Tim 2 KKN Undip menginisiasi untuk menciptakan inovasi produk pangan olahan berbahan dasar jambu kristal. Inovasi tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan nilai jual dari jambu kristal. Produk pangan olahan jambu kristal yang diinovasikan oleh Tim 2 KKN Tematik Undip meliputi madumongso, pastry, yoghurt, sari buah, dan manisan.

Mahasiswa memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK mengenai cara pembuatan produk-produk tersebut. Pelatihan diberikan dalam bentuk peragaan proses pengolahannya secara langsung serta pemberian booklet berisi resep dari masing-masing produk olahan. Inovasi produk pangan olahan jambu kristal ini mendapatkan respon yang positif dari warga Kelurahan Wates, terutama Ibu-ibu PKK dan Ibu Lurah.

Hasil Olahan Jambu Kristal Pastry

Para petani dan warga yang mengandalkan pertanian jambu kristal sebagai sumber penghasilan, umumnya masih menjual hasil panennya kepada tengkulak. Mereka mengakui adanya kesulitan dalam proses pemasaran. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dan warga akan strategi pemasaran yang tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa Tim 2 KKN Tematik Undip membidik Pemuda Tani Kelurahan Wates untuk diberikan pelatihan mengenai sistem pemasaran melalui media sosial, seperti Instagram dan Website.

Tim 2 KKN Tematik Undip bekerja sama dengan salah satu developer Website di Semarang untuk mengembangkan Website pemasaran jambu kristal Kelurahan Wates. Website tersebut yaitu www.siguava.id. Adanya media sosial yang dikelola oleh Pemuda Tani diharapkan dapat menjadi bentuk kerja sama yang terintegrasi dengan petani dan wirausahawan jambu kristal di Kelurahan Wates.

Website Pemasaran Jambu Kristal Kelurahan Wates

Sebagai bentuk promosi yang dapat meningkatkan nilai jual, hasil panen dan produk pangan olahan jambu kristal dikreasikan dengan kemasan yang menarik. Tim 2 KKN Tematik Undip bekerja sama dengan dosen Agribisnis Universitas Diponegoro, diantaranya Dr. Ir. Titik Ekowati., M.Sc., Dr. Ir. Edy Prasetyo., M.S., Agus Subhan Prasetyo., S.P., M.Si, dan Migie Handayani, S.Pt., M.Si, untuk memberikan pelatihan Ecoprint kepada Ibu-ibu PKK Kelurahan Wates. Ecoprint diaplikasikan pada beberapa macam media, seperti kertas dan kain.

Ecoprint yang dibuat pada kertas dapat digunakan sebagai hiasan pada kemasan, sedangkan ecoprint yang dibuat pada kain dapat dimanfaatkan menjadi baju, tas, ataupun kerudung. Kegiatan ecoprint mendapatkan antusiasme yang tinggi dari Ibu-ibu PKK. Kegiatan ini dinilai sangat inovatif karena dapat memanfaatkan benda-benda yang berasal dari alam, seperti daun dan bunga. Bahan-bahan yang biasanya tidak dimanfaatkan dapat menjadi berguna dan menghasilkan benda yang menarik.

Disamping itu, ada program Eduwisata yang merupakan kolaborasi Tim 1 dan Tim 2 KKN Tematik Undip bersama dengan Pokdarwis Kelurahan Wates. Eduwisata diambil dari kata “Edu” yang artinya edukasi atau pembelajaran dan “Wisata” yang berarti bertamasya atau berwisata. Sehingga, eduwisata yang dilakukan di Kelurahan Wates bertujuan untuk mengedukasi anak-anak sejak dini mengenai tanaman dan budidaya jambu krital. Anak-anak akan diajari bagaimana cara menanam, kemudian morfologi bagian tanaman jambu kristal, psidium craft atau kerajinan dari bagian tanaman jambu kristal, dan cara mencuci tangan dengan baik dan benar.

Untuk menunjang kelancaran Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dalam mengembangkan wisata di Kelurahan Wates maka dibangunlah kesekretariatan Pokdarwis  bekerja sama dengan tim PHP2D sebagai tempat kumpul dan berdiskusi mengenai kegiatan yang akan atau telah dilaksanakan. Peresmian kesekretariatan pokdarwis ditandai dengan potong tumpeng dan potong pita yang dilakukan oleh Kepala Kelurahan Wates yaitu Ibu Yulita Ekowati, S. E. dan Dosen Pembimbing KKN Tematik yaitu Bapak Agus Subhan Prasetyo, S.P., M.Si.

Peresmian Kesekretariatan Pokdarwis

Kebun Gapuro