Dharma Wanita Persatuan Universitas Diponegoro menggelar acara Talkshow dengan judul “Semangat Kartini Mewujudkan Perempuan Berdaya dan Keluarga Indonesia Bahagia”, Jumat (10/6). Narasumber talkshow adalah Siti Atikoh Ganjar Pranowo (Istri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo), drg. Mi Greace W. Susanto, MM ( Dosen Fakultas Kedokteran Undip), dan dimoderatori oleh Asih Budiastuti Yos Johan Utama (Ketua DWP Undip). Kegiatan ini juga diramaikan dengan lomba fashion show yang diikuti oleh para anggota Dharma Wanita.

Secara resmi acara dibuka oleh Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., selaku Rektor Undip. Ia menyampaikan kebahagiaan bukan soal kemiskinan atau kekayaan, menurutnya bisa jadi tidak kaya namun biasa saja tetapi bahagia dan kebahagiaan adalah  yang bisa mendatangkan kebaikan.

Sementara Ketua DWP Undip, Asih Yos Johan Utama menuturkan Kartini masa kini adalah Kartini yang harus mumpuni. “Selain pemikiran, penampilan, pemahaman, ilmu, sebagai Kartini masa kini kita harus memperhatikan cara bergaul dengan siapa saja tanpa memandang status dan selalu rendah hati” ungkapnya.

Siti Atikoh Ganjar Pranowo dalam kesempatannya mengatakan dahulu Kartini berjuang utamanya adalah untuk pendidikan karena dengan pendidikan perempuan bisa berdaya, salah satu upayanya adalah berpendidikan tinggi dan memperluas wawasan.

“Mungkin dulu berkarir di luar rumah cukup sulit namun perempuan mampu mendidik dengan baik anak-anak dan menjadi support system bagi suami maupun lingkungannya. Saat ini tentu ada perubahan, di mana tantangan yang dihadapi oleh perempuan-perempuan berbeda sekali. Lelaki dan perempuan diberi kesempatan seluas-luasnya baik untuk menempuh pendidikan dan bekerja tidak ada batas gender meskipun untuk posisi-posisi tertentu masih ada bias gender. Kita bisa mengaktualisasikan diri dan mengambil kesempatan yang ada saat ini yakni dengan memberdayakan diri sendiri kita akan lebih mudah memberikan manfaat bagi masyarakat sekeliling dan terutama bagi keluarga kita” terangnya.

Sedangkan drg. Greace menjelaskan bahwa belahan jiwa, suami atau pasangan kita adalah yang membuat kita harus terus berdaya agar keluarga bahagia.

“Sebagai perempuan kita harus berdaya luar biasa dan perempuan diberi hati nurani yang halus. Tidak ada pekerjaan satupun yang berat jika dilakukan dengan hati yang penuh suka cita. Jadi kita mengerjakan segala sesuatu dengan hati senang dan tanpa beban sehingga akan mendatangkan rasa kebahagiaan” pungkas drg. Greace. (Lin-Humas)