Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi G-20 Tahun 2022, yang salah satu agenda kegiatannya adalah Produk Inovasi Bus Listrik Merah Putih (kolaborasi antara universitas dan industri), Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan audiensi pada hari Rabu, 8 Juni 2022 dengan PT.INKA – Madiun.

PT INKA menyarankan untuk kerjasama pengembangan Bis Listrik Merah Putih (BLiMP) – 8 M untuk acara G-20, dengan berdiskusi langsung dengan Ketua Konsorsium BLiMP Eka Frimansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM. (UGM) dan Dr Muhammad Nur Yuniarto (ITS). Terkait BLiMP, PT INKA mendapat tugas membuat bis 8M sejumlah 8 bis untuk G-20 dengan keterlibatan Undip di bagian Bio Smart & Safe Bus dan 35 bis untuk komersialisasi, dan sudah mendapat dana Kedaireka 22 M, yang sekarang sudah cair melalui rekening ITS.

Tim Konsorsium mempersilakan Undip untuk ikut terlibat dalam pembuatan BLiMP dengan memberikan review atas kondisi bis yang sedang dibuat, untuk perbaikan di masa yang akan datang. Tim konsorsium juga mempersilakan Undip untuk ikut magang bersama perguruan tinggi lainnya di INKA dalam proses pembuatan BLiMP. Sejumlah 8 bis (8M) BLiMP harus jadi dan akan diikutkan dalam kegiatan G-20. Ditargetkan September sudah bisa selesai.

Disamping itu saran dari Tim Konsorsium sebaiknya Undip juga harus turut mendukung dan memfasilitasi peneliti dan mahasiswa yang ikut magang dalam program ini. Undip tetap akan terlibat dalam Konsorsium BLiMP, dan akan mengirimkan tim untuk ikut magang di PT INKA .

Undip juga berencana akan turut bekerja sama untuk merealisasi Bis Listrik 12 M bersama INKA untuk tujuan hilirisasi dan komersialisasi. Tim Devtrec bersedia untuk juga ikut mendukung rencana kerja sama tersebut (Admin-YN).