Imunisasi memiliki peran vital dalam pertumbuhan anak. Pertumbuhan anak dipegaruhi oleh kekebalan tubuh yang mana kekebalan ini bisa didapatkan melalui imunisasi. Imunisasi bertujuan untuk melindungi anak terhadap penyakit tertentu yang dapat dicegah dengan pemberian imunisasi, sehingga angka kejadian penyakit pada anak dapat dikurangi dan diharapkan dapat memaksimalkan pertumbuhan anak.

Pada hari kamis, 30 Juni 2022 PKRS RSND mengadakan Talkshow Healthy Live dengan bahasan tentang pentingnya imunisasi anak yang dinarasumberi oleh dr. Mulyono, Sp.A. Menurut beliau, pemerintah saat ini sedang menggalakan program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) dengan tujuan untuk mengejar ketertinggalan imunisasi pada anak ketika masa pandemi, hal ini dikarenakan masih banyak anak yang seharusnya sudah melakukan imunisasi lengkap namun belum mendapatkannya dikarenakan banyak tempat penyedia imunisasi yang tutup. Tambahan dari beliau, program BIAN atau Bulan Imunisasi Anak Nasional ini merupakan momen yang baik untuk melakukan imunisasi anak. Imunisasi dasar untuk anak juga mudah didapat di puskesmas dan di rumah sakit secara gratis maupun berbayar.

“Adapun imunisasi untuk bayi ada beberapa macamnya. Khusus bayi yang baru lahir dapat diberikan imunisasi Hepatitis B-0 yang bermanfaat mencegah penyakit hepatitis, imunisasi Polio 1 yang diberikan ketika usia bayi baru lahir sampai satu bulan, imunisasi BCG, imunisasi DPT yang diberikan ketika usia bayi 2,3 dan 4 bulan, imunisasi MR untuk bayi berusia 9 bulan.” Tambahnya.

Beliau juga menyampaikan agar masyarakat tidak khawatir terhadap efek samping dari vaksinasi atau imunisasi ini karena manfaat imunisasi lebih banyak dibandingkan efek buruknya. Di Indonesia, perihal kehalalan imunisasi dasar telah teruji halal karena tidak mengandung tripsin babi. Tips dari dr. Mulyono, Sp.A apabila anak mengalami demam setelah imunisasi, maka jangan selimuti anak dengan selimut yang tebal, tidak mengompres menggunakan es, dan jika panas tidak kunjung reda dan dirasa menganggu aktivitas anak maka dapat diberi obat penurun panas.

Pesan dari dr. Mulyono, “Vaksinasi itu adalah hak anak yang menjadi kewajiban orang tua. Orang tua diharapkan mampu mencatat sebaik mungkin riwayat vaksinasi anak sebagai kado masa depan anak”. Kemudian beliau berpesan kembali agar para orang tua bisa menyukseskan program pemerintah dalam program vaksinasi, serta orangtua tidak perlu khawatir karena segala kemungkinan akibat dari vaksinasi ini telah diperhitungkan pemerintah.