Berawal dari hobi memasak, Kadek Delia Arisani mahasiswa jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Departemen Akuakultur Universitas Diponegoro akhirnya membuka usaha menjual sayur-sayuran dan buah-buahan secara online.

“Saya suka memasak, tapi malas belanja ke pasar, inginnya belanja praktis dan cepat, selain itu sedang benar-benar fokus menyelesaikan skripsi  jadi jarang keluar kos. Lalu saya berpikir untuk mencari kesibukan lain dengan berinisiatif membuka usaha online melalui media sosial menjual sayuran. Apalagi saat masa pandemi dimana orang-orang takut keluar rumah, masyarakat sekarang juga semakin menyukai order atau belanja apapun via online dengan alasan kemudahan. Dan ternyata usaha dengan label semayur id  cukup diminati” tutur Kadek.

Lebih lanjut ia mengatakan motto dari semayur id  yaitu “Memasak adalah cara sederhana berbagi cinta”. Semayur id  sekarang memiliki tiga fokus usaha yakni @sayursemayur.id dengan produk sayur dan bahan masakan segar, @dapursemayur.id  fokus pada catering harian, dan @bouquetsemayur.id produknya buket sayur dan buah.

Semayur id  melayani di Semarang dan Jogjakarta. Saat ini semayur id  menjalin kerjasama dengan petani di Lereng Merbabu, Kopeng, dan beberapa kali mengadakan workshop untuk pelatihan packaging dan lain-lain. Semayur juga melaksanakan event diantaranya jalan-jalan kebun serta menanam 150 bibit bersama petani lereng merbabu. Bahkan semayur id juga sudah bisa didapatkan di beberapa supermarket Semarang dan Demak.

“Dulu kuliah hanya sebatas cita-cita, karena saya bukan berasal dari keluarga yang berada. Namun akhirnya bisa kuliah juga, saya sangat bersyukur memiliki  kesempatan kuliah di Undip sehingga benar-benar memaksimalkan kemampuan diri, mencari banyak teman dan relasi yang luas, aktif organisasi, sekaligus sambil kerja. Semua proses saya jalani dengan perasaan senang termasuk dalam proses berdirinya semayur id.  Iklim kuliah di Undip tentu sangat mendukung baik dalam kegiatan belajar mengajar, hobi, organisasi, bahkan entepreneurship” ungkapnya.

Kadek adalah salah satu mahasiswa Undip yang juga  aktif berkesenian di Teater Diponegoro (2015-2018), aktif menulis sebagai jurnalis di Lembaga Pers Manunggal Undip dan LPM Warta Mahaprika (2015-2017), Senat Mahasiswa Fakultas 2017,  bergabung di Forum Teater Kampus Semarang, memiliki pengalaman magang di AyoSemarang.com dan pernah menjadi finalis 10 besar mawapres FPIK tahun 2017.

“Proses itu menyenangkan, jika hasilnya belum sesuai keinginan tidak boleh disesali, kita harus meyakini bahwa proses tidak akan menghianati hasil. Terus belajar dan berusaha memaksimalkan potensi-potensi yang ada dalam diri kita” pungkasnya. (Lin-Humas)