Program Studi (Prodi) Doktor Ilmu Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meluluskan seorang mahasiswa doktoralnya dengan tepat waktu. Ialah Dr. Nastain, S.T., M.T. (Tahun Akademik 2019/2020) yang berhasil meraih gelar Doktor dengan masa studi tepat waktu yakni 6 semester atau kurang dari 3 tahun dengan IPK 4,00. Dengan demikian, Dr. Nastain, S.T., M.T. tercatat sebagai lulusan yang ke 84 bagi Prodi Doktor Ilmu Teknik Sipil FT Undip.

Ujian yang digelar pada Selasa, 07 Juni 2022 di Ruang Teater lantai 4 Gedung Dekanat FT Undip ini dihadiri oleh Tim Penguji Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D (Ketua Sidang/Penguji), Ilham Nurhuda, S.T., M.T., Ph.D. (Sekretaris Sidang/Penguji), Prof. Dr. Ir. Sri Sangkawati, M.S. (Penguji), Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad Thaha, M.T. (Penguji Eksternal), Prof. Dr. Ir. Suripin, M.Eng (Promotor), Prof. Ir. Nur Yuwono, Dipl. HE, M.Sc, Ph.D. (Ko-Promotor 1), serta Prof. Dr. Ir. Sriyana, MS (Ko-Promotor 2).

Dosen yang berasal dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini mulai masuk menjadi mahasiswa Program Doktor Ilmu Teknik Sipil FT Undip pada tahun 2019. Sejak awal menjadi mahasiswa S3 di Undip, beliau telah memiliki proposal penelitian yang cukup jelas yaitu penelitian terkait dengan pemecah gelombang tipe berlubang yang kemudian diberi judul “Unjuk Kinerja Hidraulik Pemecah Gelombang Berlubang Tipe Box Culvert”. Pada penelitian ini terdapat keunggulan berupa penghematan material pembuatan pemecah gelombang guna mendukung green konstruksi.

Selama tahun pertama kuliahnya, beliau menyelesaikan mata kuliah teori dan menyempurnakan proposal penelitiannya berdasarkan masukan dari para pembimbing sehingga dapat diujikan pada akhir tahun pertama kuliahnya. Setelah itu, mulailah dilakukan penelitian di laboratorium yang dibandingkan dengan hasil analisis secara teoritis. Selama proses penelitian tersebut, Dekan FT Unsoed periode 2014-2018 ini juga mulai rajin menulis paper untuk dipublikasikan dalam seminar dan jurnal internasional.

Meski harus berpisah sementara dari keluarganya di Purwokerto, tak menyurutkan semangat Dr. Nastain, S.T., M.T. untuk menyelesaikan studinya. Totalitas ini ditujukkan dengan ketekunan dalam mengikuti perkuliahan dan melakukan penelitian. Hasil dari kerja keras dan totalitasnya dalam menyelesaikan studi S3 terbayarkan dengan dilaksanakannya ujian akhir disertasi pada bulan Juni 2022 lalu.

Setelah dilakukan perbaikan naskah dan memenuhi semua persyaratan administrasi, akhirnya beliau dinyatakan lulus sebagai Doktor Ilmu Teknik Sipil dari Universitas Diponegoro (Undip) dengan masa studi tepat waktu yaitu 6 semester atau kurang dari 3 tahun. Lebih lanjut, Dr. Nastain, S.T., M.T., menjelaskan beberapa kiat dalam menjalani studinya hingga dapat lulus tepat waktu dengan IPK sempurna. “Tetapkan topik kajian disertasi yang sesuai dengan peminatan dan penguasaan keilmuan kita, dan harus sudah kita miliki sejak mendaftar sebagai mahasiswa.” jelas Dr. Nastain, S.T., M.T.

Selain itu, komunikasi yang baik dengan promotor dan ko-promotor juga diperlukan, sehingga bimbingan topik kajian/disertasi dapat dilakukan secara rutin sejak semester awal. Penguasaan keilmuan terhadap disertasi juga tak kalah pentingnya agar dapat meyakinkan promotor dan ko-promotor.

“Banyak membaca Jurnal dan buku, sehingga promotor dan ko-promotor cukup yakin dengan penguasaan keilmuan kita terhadap disertasi dan juga dasar-dasar keilmuan yang mendasari disertasi.” tutur Dewan Pakar DPP INTAKINDO Jawa Tengah Masa Bakti 2021-2025 itu.

Sementara itu, Ketua Prodi S3 Teknik Sipil FT Undip Ilham Nurhuda, S.T., M.T., Ph.D. mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraih oleh Dr. Nastain, S.T., M.T. dapat dijadikan sebagai contoh untuk mahasiswa lainnya. “Semoga keberhasilan Sdr. Nastain ini dapat menjadi contoh yang dapat diikuti mahasiswa lainnya. Semoga ilmu yang didapat Sdr. Nastain selama studi bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.” ucapnya.

Menurut Ilham Nurhuda, S.T., M.T., Ph.D., kunci sukses dalam menjalani studi S3 ialah pada saat masuk menjadi mahasiswa telah memiliki draft proposal penelitian dengan arah yang jelas. Serta dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan efektif untuk tetap fokus terhadap penelitiannya, sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan publikasi dan draft disertasi selama proses penelitiannya dengan baik.

Ketua Departemen Teknik Sipil FT Undip Jati Utomo Dwi Hatmoko, S.T., M.M., M.Sc., Ph.D. menambahkan saat mahasiswa menempuh studi S3, tidak hanya memerlukan kecerdasan semata, namun juga membutuhkan persiapan dan strategi yang tepat agar selesai tepat waktu. “Selain itu juga diperlukan ketekunan dan kegigihan selama proses studi S3 dan komunikasi yang baik dengan promotor dan ko-promotor.” pungkasnya.