Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Adi Nugroho, Andirra Salwa Alunia Putri, Andria Frisca, Maulana Asy Syarofi, dan Shabrina Almiram yang berlokasi di Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang melaksanakan salah satu program kerja yakni kegiatan pendampingan dan pengembangan UMKM Gudeg Pituji yang  bertujuan agar penjualan gudeg meningkat serta pelanggan semakin banyak yang berkunjung.

Banyaknya UMKM di Kelurahan Sampangan membuat perekonomian di wilayah tersebut cukup maju. Namun di masa pemulihan ekonomi pasca Covid ini banyak UMKM yang masih perlu beradaptasi dengan keadaan. Sehingga pengenalan potensi UMKM masih rendah. Sehingga diperlukan adanya pendampingan untuk meningkatkan perekonomian Kelurahan Sampangan.

Gudeg Pituji merupakan salah satu UMKM bidang makanan berlokasi di Kelurahan Sampangan tepatnya di Jalan Menoreh Raya No. 71 Sampangan. Asal mula nama Gudeg Pituji yaitu angka “pitu siji” yang berarti tujuh satu dalam bahasa jawa yang merupakan nomor rumah yang digunakan untuk menjalankan usaha tersebut. Pak Ramelan dan istrinya, sebagai pemilik UMKM Gudeg Pituji, memulai bisnisnya karena banyaknya permintaan untuk dimasakkan gudeg untuk acara atau hajatan. Hidangan yang disajikan dalam satu porsi Gudeg Pituji ini berisi nasi, sayur nangka muda sebagai gudeg, dan disajikan bersama kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tempe, tahu dan sambal goreng krecek.

Selain itu dalam upaya meningkatkan perekonomian UMKM pasca covid, kegiatan yang dilakukan Mahasiswa KKN di bawah bimbingan Bapak Ari Wibawa Budi Santosa., ST., MT. antara lain memberikan Edukasi Pemilihan Bahan dari Produk Peternakan, Edukasi Pasca Produksi, Pendampingan Pengelolaan Keuangan Melalui Aplikasi BukuKas, serta Pengelolaan tata ruang untuk memberikan kenyamana pelanggan. Sehingga luaran yang dihasilkan berupa Booklet/Modul Pengelolaan Keuangan UMKM, Akun Aplikasi BukuKas Gudeg Pituji, Booklet Pemilihan Produk Peternakan, dan Foto Produk Gudeg. (Lin-Humas)