Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM Undip) baru saja menggelar International Conference on Public Health for Tropical and Coastal Development ke-4 tahun 2022 (ICOPH-TCD 2022). Kegiatan ICOPH-TCD ke-4 tahun 2022 ini diselenggarakan pada Selasa, 30 Agustus 2022 sampai dengan Rabu, 31 Agustus 2022 secara daring melalui platform Zoom meeting.

Pada pembukaan kegiatan ICOPH-TCD 2022 ini dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor, Dekan FKM Undip beserta jajarannya, dan peserta konferensi internasional, serta turut mengundang narasumber yakni Budi Gunadi Sadikin yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI, Prof. Amanda Lee dari School of Public Health The University of Queensland, Brisbane Australia, Assoc. Prof. Kun Hsien Tsai, Ph.D. dari Institute of Environmental and Occupational Health Sciences National Taiwan University, Prof. John Parrish-Sprowl, Ph.D. dari Indiana University-Purdue University Indiana USA, Prof. Darryl Macer, Ph.D., MPH, Hon.D. dari American University of Sovereign Nations-USA, Assoc. Prof. Dr. Rafdzah Ahmad Zaki dari University of Malaya – Malaysia, Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes. dan Assoc. Prof. Hanifa Maher Denny S.KM., MPH, Ph.D. dari FKM Undip, Assist. Prof. Mohammad S. Jalali, Ph.D. dari Harvard University-Massachusetts USA, dan Assist. Prof. Dr. Khadizah H. Abdul Mumin dari University of Brunei Darussalam-Brunei Darussalam.

Dekan FKM Undip Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes. secara resmi membuka acara dan menyambut baik para peserta konferensi internasional. “Dengan senang hati saya menyambut Anda di ICOPH-TCD 2022. FKM Undip telah mengadakan berbagai acara, seperti program Summer Course tahunan, webinar, dosen tamu, dan acara dua tahunan International Conference on Public Health for Tropical and Coastal Development sejak tahun 2016.” ucap Dr. Budiyono.

Dekan FKM Undip Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes., saat memberikan sambutan pada ICOPH-TCD 2022

ICOPH-TCD 2022 mengambil tema “Strengthening Health Resilience in Public Health System after Peak of Covid-19 Pandemic”. Kegiatan ICOPH-TCD 2022 kali ini diikuti oleh 297 peserta, yang 223 diantaranya adalah oral presenter. Peserta ICOPH-TCD 2022 berasal dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Amerika Serikat, Malaysia, Pakistan, Nigeria, Taiwan, Ghana, dan Sri Lanka.

Dalam sambutannya, Dr. Budiyono mengungkapkan bahwa selama pandemi Covid-19 terjadi perubahan-perubahan pada sistem kesehatan sehingga perlu pengembangan strategi untuk memperkuat ketahanan kesehatan dalam kesehatan masyarakat. “Menanggapi situasi saat ini, kami mengundang para ahli dari Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Taiwan, dan Brunei Darussalam, untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.” tuturnya.

Menurut Dr. Budiyono, konferensi internasional ini merupakan sebuah kesempatan besar untuk saling berkolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi antar lembaga/institusi. ICOPH-TCD merupakan kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan oleh FKM Undip yang dimulai sejak tahun 2016. “Setelah kami berhasil mengadakan ICOPH-TCD pada tahun 2016, 2018, dan 2020, kami dengan bangga melanjutkan tradisi intelektual ini.” jelas Dr. Budiyono.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, dalam pidatonya mengungkapkan bahwa Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Upaya penanggulangan ini disusun secara adaptif dan dinamis, disesuaikan dengan perkembangan epidemiologi atau tingkat penularan dan program vaksinasi.

Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS., saat memberikan sambutannya pada ICOPH-TCD 2022.

“Strategi penanggulangan pandemi di Indonesia dikelompokkan menjadi lima pilar utama yaitu deteksi, penatalaksanaan klinis, perubahan perilaku, vaksinasi, dan penguatan sistem kesehatan.” ungkap Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu.

Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu menambahkan bahwa dari penanganan pandemi ini, terdapat sebuah pelajaran yang berharga yakni sistem ketahanan kesehatan di Indonesia harus terus ditingkatkan. Sejalan dengan visi dan misi Presiden, Kemenkes RI juga akan mentransformasi sistem kesehatan pada 2021-2024 untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif dengan lima kebijakan dan enam pilar transformasi kesehatan.

“Untuk memperkuat sistem kesehatan, ada beberapa kebijakan antara lain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mempercepat perbaikan gizi masyarakat, meningkatkan pengendalian penyakit, GERMAS, dan penguatan sistem kesehatan dan pengawasan obat dan makanan. Selain itu, terdapat enam pilar dalam transformasi kesehatan, yaitu transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan, transformasi SDM Kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.” jelasnya.

Kemudian pada sesi akhir acara, diumumkan penerima The Best Presenters pada ICOPH-TCD 2022 yaitu I Gede Dedy Suwartawan dengan makalah yang berjudul Life Cycle of Aedes aegypti Based on Acidity Variation of Domestic Sewage Water.