Semarang – Aktif berpartisipasi menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekonologi, Universitas Diponegoro (Undip) mengimplementasikan program MBKM sebagai kegiatan di kampus Undip. Salah satunya yaitu Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dengan slogan Bertukar Sementara Bermakna Selamanya. Pelepasan dan Penyambutan Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 Undip 2022 yang dilaksanakan pada Kamis, 1 September 2022 pada 09:00 WIB di Gedung Prof. Soedarto Undip Tembalang diselenggarakan untuk melepas keberangkatan mahasiswa outbound Undip dan menyambut mahasiswa inbound dari universitas lain untuk melaksanakan program MBKM di Undip. Acara ini dihadiri oleh Rektor Undip, Wakil Rektor I Undip, Dekan Fakultas di Undip, Direktur Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Undip, tamu undangan.

Laporan penyelenggaraan Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 di Undip disampaikan oleh Koordinator Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 Undip 2022, Dr. Aris Ismanto S.Si., M.Si. yang menyebutkan pada tahun ini, Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dilaksanakan secara luring dan tersebar pada 11 fakultas di Universitas Diponegoro. Mahasiswa outbound Undip terdiri dari 22 mahasiswa Undip yang tersebar di 12 PTN dan PTS di Indonesia, di mana paling banyak berada di Universitas Hasanudin sebanyak 5 mahasiswa, dan lainnya di 12 PTN dan PTS di Indonesia. “Sementara untuk mahasiswa inbound, kami menerima sebanyak 184 mahasiswa yang berasal dari 26 PTN dan PTS yang berasal dari luar pulau Jawa,” tutur Dr. Aris.

Sebanyak 184 mahasiswa inbound Undip berasal dari Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua, Institut Kesehatan Helvetia, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Banjarmasin, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Payung Negeri, Universitas Al Muslim, Universitas Andalas, Universitas Bandar Lampung, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Bosowa, Universitas Bung Hatta, Universitas Cokroaminoto Palopo, Universitas Halu Oleo, Universitas Hasanuddin, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Islam Riau, Universitas Jambi, Universitas Katolik Santo Thomas, Universitas Khairun, Universitas Kristen Indonesia Toraja,Universitas Kristen Papua, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Lampung, Universitas Lancang Kuning, Universitas Malikussaleh, Universitas Mataram, Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Pare-pare, Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Sinjai, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Mulawarman, Universitas Musamus Merauke, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Padang, Universitas Nusa Cendana, Universitas Pattimura, Universitas PGRI Sumatera Barat, Universitas Potensi Utama, Universitas Prima Indonesia, Universitas Sriwijaya, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Universitas Tadulako, Universitas Tanjungpura, Universitas Teuku Umar, Universitas Udayana.

Dalam menyelenggarakan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Universitas Diponegoro telah terseleksi 10 dosen Modul Nusantara dari beberapa fakultas di antaranya adalah FISIP, FPIK, SV, dan FH. Untuk akomodasi, Undip menerima 159 mahasiswa yang tinggal di Rusunawa Undip.

Daniel Prayoga dari Universitas Islam Riau sebagai perwakilan peserta Program Petukaran Mahasiswa Merdeka 2 menyampaikan sambutannya. “Saya selaku perwakilan dari mahasiswa/mahasiswi Inbound PMM 2 Universitas Diponegoro mengucapkan terima kasih telah menerima kami dalam Program PMM 2 ini. Kami sangat senang dan bangga atas kesempatan yang diberikan oleh Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi kepada kami sehingga kami bisa menimba ilmu dan berkontribusi di Undip sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. menyambut kedatangan mahasiswa inbound PMM 2 Undip. “Kita semua berada di sini, tidak ada pengelompokkan ras karena kita adalah satu, rakyat Indonesia. Bersyukur kita punya Pancasila sebagai pedoman dengan nilai-nilai kehidupan yang baik. Selamat datang kepada para peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 di Undip, lakukan hal dengan niat yang baik dan kerja keras, nanti hasilnya juga akan baik,” ucap Prof. Yos dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolik KTM oleh Rektor Undip kepada perwakilan mahasiswa. Kemudian persembahan tari “Wonderful Indonesia” ditampilkan oleh mahasiswa peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh segenap tamu undangan dan para peserta. (Titis/Afifah – Public Relations)