Asean Innovative Science Environmental And Entrepreneur Fair (AISEEF) ke-5 sukses digelar di Gedung Prof. Sudarto, S.H., kampus Undip Tembalang, Semarang (5/2). AISEEF merupakan salah satu event tahunan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (Undip). AISEEF Tahun 2024 diikuti oleh 447 tim yang berasal dari 17 negara, diantaranya United Arab Emirates, Kazakhstan, Romania, Iran, Greece, Turki, Macedonia, Portugal, Amerika Serikat, Korea Selatan, China, Thailand, Singapore, Hong Kong, Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Keseluruhan peserta yang berkompetisi terbagi menjadi 152 tim secara offline atau luring dan 295 tim via online atau daring. Termasuk salah satu diantaranya peserta gabungan mahasiswa dari Universitas Diponegoro yang berkolaborasi dengan Universitas Andalas. Mereka berlima merupakan teman sejak SMA yakni Almas Fauziyah (Teknik Kimia FT Undip Angkatan 2022); Muhammad Imam Muzaki (Bioteknologi FSM Undip Angkatan 2022); Rafi Maulana, M. Nandito Al Habsy dan Reza Ramadhana dari Fakultas Kedokteran UNAND Angkatan 2022 berhasil menyabet Gold Award dan Special Award berupa free registrasi untuk mengikuti event IYSA selanjutnya di International Commission Young Romania pada kategori Social Science dengan project GE UDIN (Early Childhood Educational Game) as a healthy clean-life behaviour education and preventive of COVID 19 dangers in early childhood.

“Alhamdulillah sangat bersyukur dan bahagia karena adanya faktor kerjasama antar universitas berbeda tepatnya melibatkan 2 universitas sehingga terjalin hubungan bilateral yang menjadikan suatu pencapaian meraih 2 nominasi. Terutama sangat senang bisa datang ke Undip dengan penyambutan hangat yang totalitas dan kami sebagai mahasiswa dari Universitas Andalas sangat mengapresiasi dari teman – teman Undip selain sebagai tim dan juga sebagai pihak penyelenggara dari AISEEF,” kesan Nandito.

“Harapan kedepan setelah mendapat Special Award untuk free registrasi ke International Commission Young Romania, bakal lebih optimalisasi dari GE UDIN dengan tetap menjalin hubungan bilateral antar universitas dimana sebelumnya dari satu sekolah apalagi karena merupakan pengalaman kali pertama bekerjasama ikut kompetisi maka saling tukar informasi atau lebih tepatnya tukar ilmu,” tambahnya. Sembari kompak serukan jargon sebagai closing statemen, Guardians: From Us To The Next Generation”.

Spesial event AISEEF 2024 kali ini juga dihadiri langsung peserta dari Thailand. AISEEF kali pertama terselenggara sejak tahun 2020 di Surabaya secara offline dan diikuti oleh kurang lebih 200 tim. Di tahun kedua, AISEEF terpaksa diadakan secara daring karena pandemi yang melanda dunia. Memasuki tahun ke-3 (2022) hingga saat ini tahun 2024 acara AISEEF dapat diselenggarakan secara hybrid.

Rangkaian acara AISEEF dimulai sejak 2 Februari diawali upacara pembukaan dilanjutkan dengan penjurian untuk peserta yang mengikuti kompetisi online, kemudian di hari ke dua (3/2) dilaksanakan sesi penjurian kompetisi offline. Di hari ke-3 terdapat 3 kegiatan yang dilaksanakan yaitu Excursion atau wisata edukasi, Inventors Talk, dan juga pengumuman pemenang untuk  peserta yang lolos kompetisi online. Saat sesi wisata edukasi yang juga mengajak peserta dari Thailand untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Semarang, diantaranya Taman Bunga Celosia Semarang, Kuil Sam Poo Kong, Lawang Sewu, dan diakhiri dengan membeli oleh-oleh di Pusat Oleh-Oleh 52 Semarang.

Acara penutupan AISEEF berupa sesi pengumuman para pemenang untuk peserta offline, dimana telah dipersiapkan beragam hadiah selain medali Emas, Perak, dan Perunggu diantaranya Special Award dari IYSA, NWERA Association Romania, dan Doza Skreja Macedonia, penghargaan untuk tim yang membuat poster terbaik, karya terbaik, presentasi terbaik, dan booth terbaik. Tidak ketinggalan IYSA Semi Grand Award dimana tim yang mendapatkan penghargaan ini akan mendapat hadiah berupa free registrasi untuk mengikuti event IYSA selanjutnya, dan dua hadiah utama yaitu IYSA Grand Prize dan IYSA Grand Award.

Peraih penghargaan IYSA Grand Prize di ajang AISEEF 2024 yakni: MTs Negeri 1 Sidoarjo yang mendapat uang tunai Rp. 750.000; SMP Negeri 3 Denpasar memperoleh uang tunai Rp. 1.000.000; SMA Negeri 2 Palangka Raya/CBSO juga mendapatkan uang tunai Rp. 1.500.000. Sementara itu pada puncak penghargaan di event ini, yaitu IYSA Grand Award diberikan kepada SMP SAINS AL-QUR’AN WAHID HASYIM YOGYAKARTA dimana mereka mendapatkan hadiah Fully Funded untuk mengikuti event WYIIA 2024 (syarat dan ketentuan berlaku). (DHW-Humas)

Share this :