Universitas Diponegoro menyambut mahasiswa inbound program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan 4 bertempat di Ruang Sidang BAA, Gedung SA MWA kampus Undip Tembalang pada Jumat (16/2). Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) adalah program yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang bertujuan mendorong mahasiswa menjadi penggerak perubahan. Banyak manfaat yang diperoleh dari program PMM yakni untuk mengeksplor dan mempelajari keberagaman budaya nusantara, menjalin pertemanan dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan berkesempatan belajar di kampus lain di Indonesia.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Direktur Akademik Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Direktur Akademik, Wakil Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Koordinator Perguruan Tinggi Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4, Koordinator Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan mahasiswa peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut hangat kedatangan mahasiswa inbound program PMM angkatan 4 Universitas Diponegoro. “Kami sangat senang Undip dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup dan menjadi bagian dari kesuksesan teman-teman semua. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan telah memilih Undip sebagai tempat belajar.  Proses ini sangat berharga,” kata Prof Suharnomo.

Dr. Aris Ismanto S.Si., M.Si., selaku Koordinator Perguruan Tinggi Pertukaran Mahasiswa Merdeka dalam laporannya menyebutkan bahwa pada PMM keempat ini, Undip menerima sebanyak 48 mahasiswa peserta inbound. Selain itu, Undip juga telah memberangkatkan 23 mahasiswa peserta outbound ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Tahun ini Undip menerima 48 peserta inbound dan memberangkatkan 23 mahasiswa Undip ke perguruan tinggi negeri di daerah lain di wilayah Indonesia. Yang paling jauh, kami berangkatkan 2 mahasiswa ke Sorong,” jelas Aris.

Aris menambahkan bahwa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 menerapkan Kegiatan Modul Nusantara. Kegiatan Modul Nusantara memiliki 14 kali kegiatan yang terdiri dari inspirasi, kebhinekaan, dan kontribusi sosial. Kegiatan Modul Nusantara ini akan berlangsung selama satu semester dan didampingi oleh Dosen Modul Nusantara, Dinalestari Purbawati, S.E., M.Si., Akt., dan Riandhita Eri Werdani, S.M.B., M.S.M.

Pada kesempatannya, Muhammad Bijak Ramadhan Astapradja dari Universitas Andalas, perwakilan mahasiswa PMM 4 mengucapkan terima kasih. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, dan berkat program PMM 4 ini, kami dapat menjalin pertemanan lintas daerah dan lintas budaya,” ujar Bijak Ramadhan.

Dilanjutkan dengan penyerahan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) secara simbolis oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. kepada perwakilan mahasiswa PMM 4. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh mahasiswa inbound PMM 4.

Mengenai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebelumnya Ayu Sabrina mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan Hubungan Internasional FISIP https://www.undip.ac.id/post/19910/ayu-sabrina-mahasiswa-hubungan-internasional-fisip-undip-mendapatkan-kehormatan-bertemu-presiden-dan-mendikbud-ristek-dalam-rangka-program-kampus-mengajar.html berkesempatan bertemu dengan Presiden RI dan Mendikbudristek Nadiem Makarim karena terpilih menjadi sosok inspiratif program kampus mengajar. (GR/Sudanta ed. Ut-Humas)

 

Share this :