Acara Kunjungan Senat Universitas Negeri Yogyakarta bertempat di Ruang Sidang Senat Akademik lantai 3 gedung SA-MWA kampus Undip Tembalang pada Rabu(4/11). Kunjungan disambut oleh Ketua Senat Akademik Undip Prof. Dr. Ir. Sunarso, M.S., beserta Sekretaris Senat Akademik Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Ph.D, beserta anggota Senat Akademik diantaranya Prof. Dr. Ir. Suradi, M.S., Prof. Dr. Ir. Azis Nur Bambang, M.S., Prof. Dr. Ir. Bakti Jos, DEA, Dr. Dra. Sunarsih, M.Si. Hadir dari UNY adalah Prof. Dr. Muhyadi, M.Pd., Dr. Sudiyanto, ME. dan Prof. Dr. Tomoliyus, M.P.d.

Diawali dengan perkenalan oleh Prof. Dr. Ir. Sunarso, M.S. selaku Ketua Senat Akademik, yang dilanjutkan dari UNY yakni Prof. Dr. Muhyadi, M.Pd. sebagai Ketua Komisi E dari Fakultas Ekonomi yang menyampaikan tujuan kedatangan tim UNY yakni dalam rangka peningkatan tugas dan fungsi Senat Universitas Negeri Yogyakarta guna memperoleh informasi  mengenai kesenatan pada Universitas Diponegoro. 

Prof. Dr. Muhyadi, M.Pd. mengatakan bahwa “Pertama kami berharap menjalin kerjasama dan menjaga informasi terkait dengan perkembangan universitas yang kami asumsikan berkembangnya sebuah organisasi tak terlepas dari hal penjaminan itu. Sehingga apa yang dicapai UNDIP selama ini tentu karena konsisten, seperti yang kami harapkan pula. Kedua, UNY sedang bersiap untuk berkembang menjadi PTNBH. Saat ini sedang tahap memenuhi persyaratannya. Pada masa ini UNY masih menjadi Badan Layanan Umum (BLU), berharap dapat segera menyusul menjadi PTNBH dengan sharing dari yang diterapkan oleh UNDIP”.

Acara dilanjutkan dengan presentasi materi mengenai Kesenatan UNDIP dan ditutup dengan diskusi. Prof. Dr. Muhyadi, M.Pd. pun menuturkan bahwa UNY dan UNDIP memiliki sedikit perbedaan, yakni pada UNY terdapat Majelis Guru Besar yang mana seluruh guru besar yang berada di bawah naungan UNY akan secara otomatis termasuk dalam Majelis Guru Besar.