SEMARANG – Penyelenggara Program Studi (Pordi) Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (UNDIP) mulai Tahun Akademik 2021/2022 membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi Strata 3 melalui jalur riset (By Research). Dibukanya jalur riset ini untuk menjawab kebutuhan pentingnya inovasi dan penemuan baru dari hasil penelitian yang berkualitas dan disertai publikasi di jurnal ilmiah yang bereputasi.

Kepastian dibukanya Program Doktor Ilmu Peternakan by Research itu dinyatakan Dekan FPP Undip, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, MS, M.Agr., IPU. Dia memastikan bahwa mulai tahun akademik 2021/2022 Prodi S3 Doktor Ilmu Peternakan FPP Undip menerima mahasiswa yang menginginkan studi dengan fokus melakukan penelitian dan membuat publikasi ilmiah. “Program by research kita buka, tapi program by coursework tetap ada,” ujar pria yang akrab dipanggil Prof Bambang WHEP ini, Rabu (14/4/2021).

Program by research adalah studi yang tidak memiliki jadwal kelas kuliah, tidak ada pengumpulan tugas dan ujian; namun tetap ada jadwal untuk bimbingan dan konsultasi yang terukur. Artinya, ada kewajiban periodik yang harus dipenuhi mahasiswa dalam proses penelitian dan penulisan manuskrip yang disiapkan untuk jurnal ilmiah internasional bereputasi. “By research bukan berarti tak ada jadwal yang harus dipenuhi. Bukan ucul-uculan, tidak bisa semaunya sendiri, karena targetnya cukup berat ya,” ujarnya setengah berkelakar.

Sepadan dengan namanya, semua mahasiswa program S3 tetap melakukan penelitian. Baik yang melalui kelas maupun riset, semuanya melakukan penelitian, mengikuti seminar, menulis paper dan wajib menulis di jurnal ilmiah bereputasi sebagai syarat kelulusannya. Penulisan disertasi juga tetap menjadi kewajiban. Hanya saja, untuk by research kewajiban penelitian dan penulisan jurnalnya lebih banyak.

Mengingat ilmu peternakan sifatnya khusus, bagi calon mahasiswa yang stuidi strata dua atau magisternya bukan dari peternakan dan pertanian ada kewajiban mengikuti matrikulasi dengan bobot 12 SKS (Satuan Kredit Semester). Kebijakan ini untuk menghindari bias kompetensi lulusan yang dihasilkan.

Yang pasti, program doktor ilmu peternakan by research di FPP Undip sudah dipersiapkan secara matang. Program tersebut juga disesuaikan dengan peraturan terbaru, khususnya Peraturan Rektor Nomor 5 Tahun 2020 Peraturan Akademik Pascasarjana yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti orientasi persiapan kuliah yang mencakup materi tentang penyusunan proposal penelitian, penulisan artikel ilmiah dan teknik presentasi; dan apabila diperlukan mahasiswa program doktor by research dapat diminta oleh pembimbing untuk mengikuti sit in pada perkuliahan pendukung riset yang diselenggarakan oleh program studi sendiri atau program studi lain di lingkungan Universitas Diponegoro.

Program Doktor Ilmu Peternakan (DIP) FPP Undip selain memiliki ijin penyelengaraan yang sah, juga sudah diakui memiliki Akreditasi A beradasrkan keputusan BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) Nomer 699/SK/BAN-PT/Akred/D/III/2018 tertanggal 6 Maret 2018. Dalam konteks kompetensi, lulusan DIP FPP Undip yang bergelar Doktor memiliki kesetaraan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) di Level 9; yang dimaknai sebagai kompetensi tertinggi dalam suatu bidang keilmuan dan keahlian.

Salah satu tujuan program by research DIP adalah meningkatkan publikasi Internasional Undip dalam konteks untuk masuk dalam jajaran universitas riset kelas dunia melalui pengembangan dan penerapan Iptek bidang peternakan. FPP Undip pun sudah memiliki beberapa jurnal internasional terindex Scopus, bahkan ada yang masuk Quartile (Q)3 seperti Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture (JITAA) atau Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis. Adapun fokus kajian DIP Undip selaras dengan fokus fakultas, yakni pengembangan peternakan tropis. (tim humas)