“Awalnya saya gagal di tahap seleksi SNMPTN dan SBMPTN, sedangkan kampus impian saya adalah Universitas Diponegoro. Jujur saya sedih bahkan sempat berpikir bahwa saya  orang yang tidak pandai, namun berkat dukungan orangtua, keluarga dan teman-teman, saya tersadar bahwa gagal bukan berarti akhir dari segalanya. Banyak orang memotivasi saya dalam melewati masa-masa sulit ini. Kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda, itu kata-kata sederhana yang menurut saya benar dan akan ada kesempatan lainnya. Kemudian ada pengumuman mengenai pembukaan Ujian Mandiri Undip, tentu saja semangat saya kembali menyala, dengan percaya diri saya mencoba mendaftar di UM Undip dan yakin saya bisa lolos melalui jalur ini. Pada saat pengumuman saya benar-benar terharu karena dinyatakan lolos seleksi ini” ungkap Putri Tayuvani Girsang, calon mahasiswa baru yang lolos jalur seleksi Ujian Mandiri Universitas Diponegoro.

“Jurusan yang saya pilih adalah Agroekoteknologi Fakultas Peternakan dan Pertanian karena saya memang menyukai program studi ini, sesuai dengan minat dan bakat serta prospek kerja yang saya harapkan di masa depan. Selain itu pandangan saya tentang Undip, Undip merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia, para mahasiswa dan pengajarnya tentu berkualitas, kampus yang modern, multi budaya dan pastinya memiliki disiplin ilmu yang sangat luas” tutur siswa lulusan SMA Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar, Sumatera Utara.

“Kita sebagai generasi muda ini, jangan pernah merasa gagal, teruslah berjuang dalam menggapai impian, pendidikan itu sangat penting bagi semua orang dan semua bangsa. Setiap individu memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda, kita harus mulai mengasah kemampuan agar potensi dan kreativitas terus berkembang sehingga kita pun mampu menjadi generasi hebat penerus bangsa” tuturnya. (Linda Humas)