SEMARANG –Dalam rangka meningkatkan kapabilitas, profesionalitas dan kesejahteraan surveyor di Indonesia, serta mendorong terselenggaranya produk survey dan pemetaan yang berkualitas di tatanan normal baru, Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) Komwil Jawa Tengah dan Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (UNDIP) akan menyelenggarakan Forum Ilmiah Tahunan dan Musyawarah Nasional Ke XVII Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) Tahun 2020.

Forum ilmiah dan musyawarah nasional yang mengusung tema “Smart Surveyor in The New Normal Era”, dijadwalkan digelar pada Kamis, 27 Oktober 2021. Karena kondisi, pelaksanaan yang dipusatkan di Patra Hotel & Convention Semarang dilakukan secara hybrid dengan memakai Zoom Meeting dan temu langsung secara terbatas. Sebagai catatan, Munas ISI 2020 baru bisa dilaksanakan tahun 2021 karena masalah pandemi Covid-19.

Panitia acara, Fauzi Janu Amarrohman, mengatakan sejumlah pakar dari berbagai  bidang dan pejabat yang memiliki kompetensi akan menjadi narasumber dalam seminar nasional tersebut.  Mereka dihadirkan untuk mengupas permasalahan, tantangan dan mencari solusi berkaitan upaya smart surveyor di era new normal Covid-19 ini. Diharapkan forum ini juga bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan survey di Jateng maupun Nasional.

Adapun para pembicara yang diagendakan memberikan materi diantaranya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Sofyan Djalil S.H., M.A., M.ALD, Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof. Dr.rer.nat. Muh Aris Marfai, S.Si, M.Sc, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, S.H, M.IP.

Penyelenggara Munas dan Forum Ilmiah juga membuka kesempatan kepada para peneliti dan akademisi yang bergiat di bidang survey memberikan kontribusi dari hasil penelitiannya. “Kami mengundang para peneliti, akademisi dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian dan pengabdian masyarakat di forum ini,” kata Fauzi Janu.

Dia menyebutkan, call for paper terbuka untuk tema-tema yang meliputi Pertanahan,Tata Ruang dan Batas Wilayah;           Manajemen Sumber Daya Alam; Konstruksi, Infrastruktur dan Pertambangan; Mitigasi Bencana Alam, Lingkungan dan Sosial; Aplikasi dan Inovasi Teknologi Geospasial; serta tema Pendidikan dan Profesi Di bidang Survey dan Pemetaan.

Panitia menyebutkan, peserta akan mendapatkan Nilai CPD 12, e-sertifikat, e-abstract dan e-prosiding terindeks Google Scholars bagi para pemakalah. (tim humas)