Kementerian Kesehatan menerbitkan ketentuan baru terkait pemberian vaksinasi booster terutama bagi kelompok lansia (berusia diatas 60 tahun). Hasil studi menunjukkan terjadinya penurunan antibodi 6 bulan setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis primer lengkap sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., Hum. melaksanakan vaksinasi booster di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Universitas Diponegoro, Jumat (25/2).

“Saya tadi baru melakukan vaksinasi booster, tujuannya supaya kita semakin sehat dan imunitas bertambah kuat. Jadi jangan ragu pada vaksinasi booster dan abaikan cerita-cerita yang tidak benar mengenai vaksinasi, booster ini berguna agar kita lebih siap dalam menghadapi serangan-serangan covid jenis apapun. Bagi yang sudah dapat tiket vaksin hubungi fasilitas-fasilitas kesehatan dan lakukan vaksinasi booster, vaksinasi ini menyehatkan bagi kita” tuturnya.

Undip juga akan membuka sentra vaksinasi booster yang merupakan salah satu bentuk dukungan dan membantu pemerintah serta upaya bersama dalam antisipasi dan proteksi diri saat pandemi, khususnya penularan varian baru COVID-19. Sentra vaksinasi booster Undip berlokasi di Laboratorium Sentral Undip dan dilaksanakan pada tanggal  28 Februari – 4 Maret 2022, untuk proses pendaftarannya menggunakan SSO Undip dan Victori. (Lin-Humas)