Prof. Dr. Mohammad Zen Rahfiludin SKM, M. Kes (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Diponegoro, resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Undip pada Selasa(27/9) di gedung Prof Soedarto,SH kampus Undip Tembalang.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Zen menuturkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak dapat dicapai dengan memperhatikan pola pemberian makan, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang dikenal sebagai Periode Emas. Pada 6 bulan pertama, bayi harus mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif, yaitu pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain, lalu dilanjutkan dengan ASI dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) hingga usia 2 tahun. Pemberian ASI dapat mencegah berbagai jenis infeksi yang menyebabkan kematian bayi dan mencegah kekerdilan (stunting).

“ASI dari ibu yang sehat dan bergizi baik merupakan sumber makanan terbaik bagi bayi. Sebaliknya, ASI yang berasal dari ibu dengan status gizi kurang baik dapat menurunkan beberapa kandungan gizi penting dalam ASI sehingga menurunkan kualitasnya. Salah satu indikator kesehatan ibu yang dapat mempengaruhi kualitas ASI dalah status anemia ibu. Ibu yang mengalami anemia menghasilkan ASI dengan kadar antibodi dan zat gizi seperti protein, lemak, mineral yang lebih rendah. Oleh karena itu, pencegahan anemia pada ibu penting untuk dilakukan apabila ingin kualitas ASI terjaga dan bayi mendapatkan manfaat optimal dari ASI” ungkapnya.

Lebih lanjut Prof. Zen menyampaikan usaha untuk mencegah anemia pada wanita telah dilakukan dengan menargetkan remaja putri dan wanita usia subur (WUS), diantaranya melalui Pedoman Gizi Seimbang, fortifikasi makanan, suplementasi tablet tambah darah, dan pencegahan penyakit penyerta seperti kekurangan energi kronis (KEK) dan malaria. Tujuannya adalah untuk mencegah masalah gizi kronis dan mempersiapkan calon ibu untuk menjalani kehamilan yang sehat dan memastikan ASI yang berkualitas. Dengan demikian, generasi Indonesia di masa depan akan menjadi lebih sehat dan tangguh sehingga dapat berperan dalam mendukung kemajuan Indonesia. (Lin-Humas)