Semarang Jawa Tengah – Universitas Diponegoro menggelar upacara penerimaan kembali 2.658 mahasiswa KKN TIm I Undip yang telah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lapangan Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang pada Selasa (20/2).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum menyampaikan bahwa keberadaan Universitas Diponegoro menjadi institusi pendidikan yang mengantarkan untuk mendapatkan banyak pengalaman. Meskipun pengalaman KKN untuk periode ini terbatas berjalan 1 bulan, namun cukup menggerakkan dan memberi kontribusi bagi masyakat.

Manfaat program KKN membantu pula mengetahui bagaimana bekerjasama dengan banyak orang yang memiliki pengetahuan dan budaya yang berbeda. Hal tersebut penting dan menjadi bekal hidup di masyarakat yang heterogen. “Dengan pengalaman di sekitar desa itu nantinya bisa membentuk bagaimana menjadi pemimpin yang baik. InsyaaAllaah dengan keilmuan sebagai bekal di masyarakat tersebut, kelak setelah menjadi alumni Undip yang jumlahnya lebih dari seperempat juta orang dan utamanya menjadi manusia sukses bahkan pejabat atau pemimpin yang memiliki integritas tinggi,” pesan Rektor. “Selamat kembali ke kampus. Syukuri nikmat Allah bahwa kalian sedang berada di kursi istimewa bangsa Indonesia yaitu kuliah di universitas World Class University,” ucap Prof Yos.

Untuk program KKN telah berlangsung selama 35 hari dari tanggal 4 Januari – 10 Februari 2024 oleh mahasiswa Undip yang tersebar di 33 kecamatan pada 8 kabupaten provinsi di Jawa Tengah berlokasi di Pemalang, Pekalongan, Temanggung, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Sragen. Dikarenakan KKN pada periode ini dijalankan di tengah-tengah pesta demokrasi yaitu masa kampanye pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Sehingga pada tanggal 11 – 19 Februari 2024 kegiatan KKN tim I berlanjut di lingkungan kampus Universitas Diponegoro.

Sesuai pelaporan dari Kepala Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Kurniawan Teguh Martono, S.T., M.T., menyebutkan bahwa program kerja atau kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN meliputi program multidisplin, keilmuan, dan sosial kemasyarakatan. Bentuk program multidisiplin yang dilaksanakan berupa pembuatan masterplan atau cetak biru untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, transfer ilmu bagi perangkat desa dalam pelayanan IKD (Informasi Kependudukan Digital), pemberdayaan masyarakat melalui potensi yang ada di lokasi KKN, pemberdayaan kelompok disabilitas, pengelolaan sampah plastik, teknologi tepat guna. Bidang keilmuan terdapat berbagai bentuk kegiatan yang sesuai dengan rumpun ilmu dari masing-masing mahasiswa dan program sosial kemasyarakatan seperti pengajian, mengajar anak-anak di desa.

KKN Tim I mendapatkan asuransi dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi setiap mahasiswa. Bentuk asuransi yang diberikan adalah asuransi Kesehatan (pemeriksaan di dokter umum dan spesialis) dan asuransi kecelakaan kerja,” pungkasnya. (DHW-Humas)

Share this :