Konsep Pancasila Semakin Tergerus Oleh Waktu

Tembalang,undip.ac.id- Sekarang Pancasila semakin menjauh dari kedudukannya sebagai dasar negara. Seluruh produk negara semakin menjauh dari konsep Pancasila. Masyarakat semakin kehilangan arah dan tujuan. Hal itu diungkapkan Rektor Undip Prof. Sudharto P. Hadi, MES. saat acara diskusi mengenai upaya menanamkan dan menerapkan konsep Pancasila dalam kehidupan berbangsa yang dilakukan Kementrian Politik, Hukum, dan Keamanan dengan dosen dan mahasiswa UNDIP Jumat.17/5 di Rektorat undip Tembalang

Dalam kesempatan itu Prof. Sudharto P. Hadi, MES. Ph.D menyampaikan bahwa dari tahun 2011 Undip sudah melakukan pendidikan karakter bagi para mahasiswa baru ,Undip telah melakukan upaya untuk menanamkan dan menerapkan konsep kebangsaan diharapkan dengan adanya pendidikan karakter para mahasiswa tidak melenceng dari kaidah Pancasila, kampus  dapat menjadi tempat menumbuhkan rasa kebangsaan bagi mahasiswa"ujarnya

 

Sementara itu Guru Besar FIB Undip Prof. Dr. rer.net. Ir. Athanasius Priharyoto Bayuseno,M.Sc, mengatakan pendidikan pancasila harus tetap ada dalam kurikulum, perlu adanya reformasi metode pembelajaran dari metode konvensional menjadi metode non konvensional. Metode konvensional ini dinamakan sistem IPO, yang dilengkapi dengan digital accet seperti video yang bisa diakses mahasisa dan perguruan tinggi di Indonesia." tuturnya

 

"Perpaduan antara akademis dengan komitmen politik penguasa untuk penerapan konsep Pancasila merupakan hal yang sangat penting. "Perguruan tinggi merupakan lembaga yang sangat strategis yang melahirkan mahasiswa yang tidak hanya mnegedepankan kemampuan intelektual, tetapi juga bertanggung jawab" tutur Bayuseno.

 

Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Christina M. R.mengatakan bahwa pihak kementrian telah membentuk tim khusus untuk membuat konsep desain induk pemantapan wawasan kebangsaan. "Dalam desain ini ada empat konsep, yaitu hakikat dari wawasan kebangsaan, arah kebijakannya, strategi, serta pelaksanaan. Pembuatan desain ini akan bekerjasama dengan kementrian lainnya, dan diketuai oleh Menkopolukam. Nantinya, program yang dibuat akan disesuaikan dengan kementrian yang bersangkutan. Desain ini dibuat untuk rentang waktu 2012 sampai 2025.

 

(Irawati -IP-RK/HUMAS)