Pada hari Kamis, 18 Maret 2021 via Platform Zoom, Diponegoro International Office (DIO) sukses menyelenggarakan Webinar Series #2 dengan tema A Talk with The Attaché. Narasumber merupakan para Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yaitu Dra. Veronica Enda Wulandari, MSc (Atdikbud KBRI Singapura) dan Prof. Warsito (Atdikbud KBRI Paris). Acara ini dihadiri oleh para peserta yang berasal tidak hanya dari Indonesia namun juga beberapa negara di dunia yaitu Inggris, Perancis, Sudan, India, Singapura dan Kazakhstan. Kehadiran peserta dengan beragam latar belakang yaitu para dosen dan mahasiswa Undip, Perwakilan Pelajar Indonesia (PPI), pengelola International Office di Universitas seluruh Indonesia serta perwakilan KBRI, menjadikan diskusi berlangsung interaktif.

“Terimakasih kepada Bu Enda dan Prof Warsito yang berkenan menjadi Narasumber dalam acara ini. Sebagaimana yang kita ketahui, tidak terasa, pandemi COVID-19 telah berlangsung satu tahun yang tentunya memberikan dampak besar, terutama di bidang Pendidikan. Inovasi-inovasi perlu dilakukan bagi institusi Perguruan Tinggi, agar dapat beradaptasi dengan keadaan baru dan juga tetap memberikan pelayanan optimum bagi para mahasiswa, baik home students maupun international students. Acara ini bertujuan untuk bertukar informasi mengenai penanganan pandemi COVID-19 dan juga kesempatan-kesempatan studi, beasiswa dan joint collaboration di Singapura serta Perancis” ujar Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D. selaku Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP dalam sambutannya.

Acara berlangsung dalam 2 sesi yaitu sesi pemaparan materi dari para Narasumber mengenai kondisi pandemi COVID-19 di Singapura dan Perancis serta kesempatan studi lanjut dan juga potensi kerjasama dengan Perguruan Tinggi di masing-masing negara. Sesi kedua berupa diskusi, berlangsung setelah paparan materi dari para Narasumber. Dalam sesi diskusi ini, beragam pertanyaan dan berbagi pendapat serta pengalaman disampaikan langsung oleh peserta kepada para Narasumber. (AS)