“Saya tidak lolos di jalur SBMPTN lalu mencoba kembali untuk ikut di jalur UM Universitas Diponegoro S1 dan juga vokasi. Saat pelaksanaan ujian, jujur saya sedikit khawatir tidak bisa menjawab soal karena saya merasa kurang maksimal dalam belajar. Tapi dengan usaha, doa serta meyakinkan diri sendiri untuk tidak takut  gagal karena tentunya masih ada banyak jalan atau keempatan yang lain. Pada saat pengumuman, sengaja saya membukanya agak nanti saja, jika ternyata tidak lolos biar tidak terlalu kecewa. Setelah itu akhirnya dengan deg-degan membuka laman pengumuman, ternyata lolos Vokasi, saya bahagia dan bersyukur sebab perjuangan saya selama ini tidak sia sia” tutur Dhiva Ayu Santosa siswa lulusan SMAN 15 Semarang, yang lolos UM Vokasi Universitas Diponegoro.

“Undip dalam pandangan saya adalah kampus yang memiliki kualitas bagus dan jurusan-jurusan favorit. Banyak mahasiswa  berprestasi yang telah dicetak oleh Undip, lulusannya pun memiliki peluang  kerja yang luas di segala aspek. Undip adalah jembatan yang akan mengantarkan saya dalam meraih cita cita, kampus impian sejak dulu” lanjutnya.

Diva memilih program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat. Selain minatnya terhadap dunia komunikasi, ia mengatakan sangat tertarik dengan jurusan yang bisa menghubungkan dan mengembangkan diri melalui informasi, teknologi informasi, komunikasi dan membentuk relasi satu sama lain. Komunikasi memegang peranan penting pada setiap orang, dimana hampir seluruh aktivitas yang dilakukan melibatkan komunikasi. Menurutnya dengan mengambil program studi tersebut akan mendapatkan ilmu tentang semua bentuk atau cara berkomunikasi, proses komunikasi manusia, penyampaian dan penerimaan pesan.

“Pendidikan itu penting untuk menggapai cita cita kita. Doa dan usaha dibarengi dengan pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan pribadi yang baik. Kita harus terus belajar walaupun terkadang membosankan, tapi jangan berhenti belajar. Stop waiting for tomorrow, start now” ungkapnya. (Linda Humas)