SEMARANG – Menjadi alumni dari Program Studi (Prodi) S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang Fakultas Ilmu dan Budaya (FIB), Universitas Diponegoro (UNDIP) adalah suatu kebanggaan dan keberuntungan bagi Stefan Fahmi Muhammad. Ilmu dan keahlian yang diperoleh dari bangku kuliah, menjadi pembuka pintu sukses karier bagi Stefan.

Mahasiswa angkatan 2012 yang lulus tahun 2016 ini mengaku mendapatkan banyak bekal yang berarti dengan kuliah di Prodi Bahasa dan Kebudayaan FIB Undip.  Selain jadi mahir berbahasa Jepang, Stefan juga mendapat kepercayaan dari perusahaan tempatnya bekerja terlibat dalam berbagai proyek penting.

Tak lama setelah lulus, Stefan memulai kariernya sebagai pengajar di LPK Martani, tepatnya di Februari-Maret 2017. Dalam perjalanannya, dia akhirnya bergabung di PT. Kubota Indonesia di Kota Semarang sebagai Staff Translator (staf penerjemah) pada Maret 2017 -Juni 2021. Sedangkan mulai Juli 2021 sampai sekarang oleh perusahaannya dipercaya sebagai Staff Sparepart Development.

Seperti diketahui, PT. Kubota Indonesia adalah perusahaan bergengsi berskala Internasional. Perusahaan yang berpusat di Jepang ini adalah pelopor dari produsen mesin diesel yang bermutu tinggi di Indonesia yang telah dan terus mendukung pengembangan industri pertanian nasional.

Karena memiliki keunggulan dengan menguasai Bahasa Jepang dan mempunyai pengetahuan yang luas tentang budaya dan kehidupan masyarakat  Negara Jepang, maka Stefan dipercaya oleh perusahaannya dengan beberapa kali ditugaskan ke Negara Jepang.

Diantaranya adalah mendampingi Staff Lokal Training Kaizen di Head Office, Osaka Jepang pada tahun 2018, mendampingi Staff Lokal dan Vendor untuk berpartisipasi Lomba Kaizen Community di Kyoto, Jepang (2019), mendampingi Staff Lokal Mengikuti Skill Contest di Sakai Plant, Osaka Jepang (2019) dan mendampingi Staff Lokal untuk berpartisipasi Lomba Kaizen Community di Kyoto, Jepang di tahun 2020.

‘’Sangat banyak bekal ilmu pengetahuan yang saya peroleh dengan kuliah di S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, FIB Undip,’’ ujar Stefan Fahmi Muhammad, yang juga menguasai bahasa Inggris ini.

Menurutnya, dengan belajar dasar-dasar teori linguistik dan sastra, kemampuan berbahasa Jepang, sosio kultural Jepang dan lainnya, maka banyak keahlian yang diperoleh saat lulus dari kuliah.  ‘’Keahlian yang diperoleh dari kuliah, adalah saya bisa mengajar Bahasa Jepang, penerjemah Bahasa Jepang, berbicara di depan umum dengan Bahasa Jepang, dan lainnya,’’ katanya saat diwawancara, Sabtu (31/7/2021).

Stefan Fahmi Muhammad di masa kuliah juga pernah mengikuti PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) di tahun 2014 dalam National Contest of Scientific Paper and Presentation that Annually Held in a University That Issued from The Government. Bukan hanya itu, dia juga memiliki sejumlah piagam atau sertifikat. Diantaranya adalah 3rd Winner of Japanese Speech Contest, Central Java Indonesia dari State University of Semarang dan Japanese Langauage Proficiency Test Level 2 dari The Japan Foundation.

Di masa kuliah dia juga aktif di sejumlah kegiatan. Diantaranya bergabung dalam organisasi Mahasiswa Pecinta Islam sejak tahun 2016 dan masih sampai sekarang, KHARISMA pada Desember 2015 sampai Desember 2016, dan INSANI pada tahun 2013 sampai 2014.

Lewat organisasi, menurutnya membuat dia mengenal banyak kalangan dan mengasah untuk bisa bekerja dalam tim. ‘’Dan ini banyak jadi pengalaman, saat diterapkan dalam pekerjaan, dimana dalam bekerja harus bisa menjadi team work yang baik,’’ tukasnya. (tim humas)