SEMARANG- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) membantu pembuatan modul dan memberi pelatihan penggunaan website untuk pengembangan pelayanan online administrasi kependudukan di Desa Suro Kecamatan Kalibagor Kabuparten Banyumas Jawa Tengah.

Dari data yang dihimpun mahasiswa KKN Undip, banyak warga yang kesulitan dalam menggunakan website pelayanan online karena gagap teknologi. Hal-hal teknis yang mendasar dalam pelayanan online seperti tidak punya email, tidak bisa login ke website serta kendala teknis tentang password menjadi masalah yang menghambat layanan online di Desa Suro Kalibagor.

Belum meratanya pemilikan whatsapp (WA) di kalangan warga, juga membuat back up komunikasi menjadi tidak mudah dilakukan. Di sisi lain, kondisi pandemi Covid-19 memaksa pelayanan online harus dilakukan, sementara peralihan dari layanan manual ke online yang dilakukan para perangkat desa belum tuntas.

Menyikapi permasalahan tersebut, Safitri Dwi Rahayu mahasiswa KKN Tim II UNDIP dari Prodi Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang didampingi Dosen Pembimbing KKN Dr. Rer. Nat. Thomas Triadi Putranto, ST,M.Eng, lantas menyusun program dan pelatihan “Modul Penggunaan Pelayanan Online Administrasi Kependudukan (Gratis Kabeh)”. Lantas dilakukanlah pelatihan kepada para perangkat dewa dan kepada warga setempat.

Safitri mengatakan, modul disusun secara step by step. Dia mengaku dibantu oleh perangkat desa yang sudah mampu bekerja secara online dan sering membimbing masyarakat untuk bisa mengakses pelayanan online. Kepala Desa Suro, Geris, diketahui banyak membantu warga yang kesulitan menggunakan website pelayanan online Gratis Kabeh Desa Suro Kalibagor.

“Awalnya pelatihan akan dilaksanakan secara offline dengan mematuhi protokol kesehatan agar tidak menjadi agen penyebar Covid-19. Namun selama pelaksanaannya terdapat kebijakan PPKM Darurat dan tidak lanjut atas kebijakan tersebut pihak kampus mengeluarkan surat edaran agar seluruh mahasiswa KKN melaksanakan program kerja full online dengan tetap memperhatikan luaran dari program,” kata Safitri kepada tim humas, Kamis (12/8/2021).

Oleh karena itu, untuk mematuhi kebijakan tersebut mahasiswa berkoordinasi dengan Sekretaris Desa setempat dan memutuskan untuk melaksanakan pelatihan melalui media Grup Whatsapp diikuti 6 perangkat desa yang bertugas untuk membantu pelayanan administrasi kependudukan dan pelatihan.

“Peserta pelatihan ternyata sangat antusias dan aktif bertanya selama pelatihan berlangsung. Bahkan usai pelatihan pun diskusi tetap dilakukan melalui Grup WA,” ungkap Safitri. Dia pun melanjutkan pelatihan untuk warga yang juga dilakukannya melalui Grup WA.

Kepala Desa Suro Kalibagor, Geris, mengatakan dengan pelatihan dari mahasiswa KKN Undip banyak tanggapan positif salah satunya dari pihak Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. “Kemarin saya tunjukkan grup whatsapp pelatihan dari mbak Safitri kepada petugas kecamatan yang berkunjug ke Desa Suro dan kata petugasnya sudah bagus. Dari pihak kecamatan juga akan mengadakan pelatihan secara offline yang dapat diikuti oleh perangkat desa dalam waktu dekat ini,” kata Geris.

Adapun modul yang dibuat mahasiswa KKN Undip, bisa dimanfaatkan para perangkat desa dan warga dari desa lain yang membutuhkan. Modul tersebut bisa diakses dan diunduh di link: https://drive.google.com/file/d/1ku4ZLAGHoO73ldvWKUTz1oDD4Gd2LzUX/view?usp=sharing

”Modul tersebut terbuka untuk diakses dan dimanfaatkan. Memang masih ada kekurangan, tapi setidaknbya cukup sebagai anjakan pelatihan pelayanan online di desa-desa,” tukas Safitri. (tim humas)