Jumat (18/2) – Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta yang diresmikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penelitian dan Pengembangan Kanker dengan Robotik. Pihak Undip diwakili oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. dan pihak RS Kanker Dharmais diwakili oleh Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS.

Dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom meeting ini hadir Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum; Plt. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian; Ketua Komite Medik; Kepala Staf Medik Bedah Onkologi; Koordinator Diklit; Koordinator Hukormas; Spesialis Bedah Onkologi Konsultan (dr. Bayu Brahma, Sp.B (K) Onk); Ketua Majelis Wali Amanat Undip; Ketua Senat Akademik Undip; para Wakil Rektor Undip; Dekan Fakultas Teknik Undip; peneliti dan dosen Undip (Dr. Rifky Ismail, S.T., M.T.); beserta jajaran pimpinan dan tamu undangan.

Kerjasama pelaksanaan program Penelitian dan Pengembangan Pembedahan Kanker dengan Robotik antara Undip dan RS Kanker Dharmais bertujuan untuk mengembangkan pelayanan kesehatan kanker yang tepat guna, efektif, dan mengutamakan kesehatan pasien. Program kerjasama yang akan dilaksanakan antara lain berupa dukungan dan fasilitasi untuk peneliti kanker, peningkatan kapasitas sumber daya dalam pengembangan pelayanan kesehatan kanker, serta pengembangan jejaring kemitraan dalam mendukung pelayanan kesehatan kanker. Semua program kerjasama yang termasuk dalam Nota Kesepahaman antara Undip dan RS Kanker Dharmais berlaku selama lima tahun mulai tanggal penandatanganan dan pengesahan pada 18 Februari 2022 hingga 17 Februari 2027.

Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang dijalin dengan RS Kanker Dharmais. Prof. Yos menyatakan bahwa program kerja yang tertuang dalam kerjasama dengan berbagai institusi termasuk institusi kesehatan untuk menjalankan penelitian adalah sejalan dengan visi Undip sebagai Excellent Research University.

Undip tercatat sebagai perguruan tinggi dengan peringkat ke-1 pengaju Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) terbanyak nasional pada tahun 2019 dan beberapa hasil riset telah berhasil dihilirisasi menjadi produk yang dapat digunakan oleh masyarakat. “Yang paling utama adalah pendidikan dan penelitian, semoga bisa menghasilkan sinergi yang baik dengan pihak RS Kanker Dharmais. Semoga program dari hasil penelitian dapat bermanfaat untuk kedua pihak dan berguna untuk kesejahteraan Indonesia,” tutur Prof. Yos pada pidato singkatnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor Undip, Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS. juga berterima kasih atas kerjasama tentang Penelitian dan Pengembangan Kanker dengan Robotik. dr. R. Soeko mengatakan bahwa RS Kanker Dharmais termasuk salah satu dari 100 rumah sakit pelayanan kanker di Indonesia yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia untuk memberikan layanan kanker secara komperehensif.

“Ini adalah tanggung jawab kita semua untuk mengurangi angka kasus penyakit kanker. Sebagai pusat pelayanan kanker di Indonesia, kami bertujuan untuk melayani seluruh masyarakat. Dengan fasilitas medis terkini dan menggunakan teknologi robotik, semoga kita tidak sepenuhnya bergantung dari luar negeri karena di Indonesia sudah bisa menangani kasus kanker,” ungkap dr. R. Soeko. Beliau berharap agar spesialis lain juga bisa memanfaatkan teknologi robotik sehingga dapat membangun Indonesia sehat dan kuat. (Titis – Public Relations)