Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK Undip) telah menyelenggarakan kegiatan Opening Ceremony International Tropical Summer Course (ITroSCo) 2022 pada Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 17.00 WIB secara daring melalui platform Zoom meeting. Kegiatan Opening Ceremony ITroSCo 2022 dihadiri oleh Wakil Rektor IV bidang Riset dan Inovasi, Dekan FPIK beserta jajarannya, Kepala Kantor Pemeringkatan Undip, dan peserta ITroSCo 2022.

Dalam sambutannya Dekan FPIK Undip Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, MSc., Ph.D., menyambut baik peserta ITroSCo 2022. “Saya senang meskipun saat ini kita berada dalam situasi yang sangat sulit akibat Covid-19, kita tetap dapat melaksanakan program ITroSCo 2022 ini secara daring.” ucapnya.

Lebih lanjut Prof. Tri Winarni berharap peserta ITroSCo 2022 dapat menimba ilmu yang diberikan oleh beberapa pakar perikanan dan kelautan serta pariwisata dan batik Indonesia. “Saya yakin topik-topik tersebut akan sangat menarik bagi Anda dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam, khususnya tentang Kota Semarang dan Indonesia pada umumnya.” tuturnya.

Ketua ITroSCo 2022 Seto Windarto, S.Pi., M.Sc., M.P., dalam laporannya menjelaskan ITroSCo 2022 merupakan kegiatan ITroSCo ke-4 dan diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus sampai dengan 01 September 2022. ITroSCo 2022 adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip untuk memberikan wadah bagi mahasiswa Internasional untuk mempelajari lebih lanjut tentang keanekaragaman hayati Indonesia yang indah, tidak hanya flora dan fauna laut tetapi juga budaya Indonesia, seperti Batik yang terkenal dan cagar budaya Kota Semarang.

Ketua ITroSCo 2022 Seto Windarto, S.Pi., M.Sc., M.P., saat menyampaikan laporan ITroSCo 2022

ITroSCo 2022 mengambil tema “The Hidden Gem of Mangrove Ecosystem in Indonesia Toward Society 5.0” dan diikuti sebanyak 41 peserta yang berasal dari 15 negara, meliputi Thailand, Mesir, Guyana, Pulau Fiji, Bangladesh, Irlandia, Kepulauan Solomon, Jamaika, Malaysia, Pakistan, Kenya, Rwanda, Trinidad & Tobago, dan Mauritius.

ITroSCo 2022 bekerja sama dengan The Archipelagic and Island States (AIS) Forum dan menghadirkan narasumber dari Wageningen University & Research The Netherland, serta diisi dengan diskusi bersama para pakar yang berasal dari beberapa institusi, antara lain dari Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Walailak University Thailand, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan penemu pewarna batik alami dari Mangrove.

Selain itu, ITroSCo 2022 juga bertujuan untuk mengeksplorasi keindahan ekosistem Mangrove, mengeksplorasi perbedaan dan keindahan Kepulauan Karimunjawa, dan mengetahui produk alami dari Mangrove untuk masa depan Biofarmasi. “Program ini akan membekali peserta dengan pengetahuan teoritis tentang berbagai aspek Mangrove dan pengetahuan tentang warisan budaya Kota Semarang dan batik Indonesia.” jelas Seto Windarto yang juga selaku Kepala International Office FPIK Undip.

“Apresiasi yang mendalam juga saya tujukan kepada semua pembicara yang bersedia membagi ilmunya yang berharga kepada para peserta ITroSCo 2022. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah meluangkan waktunya untuk membantu program ini. Terima kasih kepada The Archipelagic and Island States (AIS) Forum yang telah membantu kami menjangkau lebih banyak peserta dalam program ini.” pungkasnya.