Dalam rangka menjaga konservasi dan kelestarian sumber daya perikanan melalui restocking ikan di Waduk Jatibarang, Universitas Diponegoro (Undip) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengadakan Tebar Benih Ikan Lokal pada Selasa, 20 September 2022. Acara tebar benih ikan ini dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., Wakil Rektor I Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., Dekan FPIK, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc, Ph.D, beserta sivitas akademika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Tim SDGs Center Undip, Pimpinan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, serta Masyarakat Pokdarwis Suko Makmur.

Tebar benih ikan ini bertujuan untuk menambah atau menggantikan populasi ikan di Waduk Jatibarang yang berkurang atau bahkan punah/hilang. Penebaran benih ikan atau restocking ini dapat menjaga keseimbangan populasi dan ekosistem waduk, karena juga bisa mengendalikan tumbuhan pengganggu dengan memasukkan jenis ikan herbivor yang memakan tumbuhan pengganggu. Restocking ikan ini juga dapat mengembangkan jenis ikan yang lebih disenangi untuk konsumsi hasil perikanan. Maka, kegiatan tebar benih atau restocking ikan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau TPB 14, TPB 12, TPB 1 dan TPB 2, yaitu menjaga kehidupan di perairan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat (mengurangi kemiskinan), dan meningkatkan produktifitas pangan (produktifitas pangan (tanpa kelaparan kelaparan).

Kegiatan tebar benih ikan atau restocking ini, menurut penjelasan Churun Ai’n (perwakilan Tim IDBU FPIK Undip), terselenggara berkat kerja sama antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi). Benih ikan yang ditebar pada hari Selasa itu sebanyak 200.000 ekor meliputi beberapa jenis ikan seperti Nilem, Tawes, Nila. Penyebaran ikan diawali oleh Menteri Sakti Wahyu Trenggono, dan dilanjutkan oleh para hadirin meliputi Dekan FPIK, Tim IDBU dan Dosen FPIK, Tim SDGs Center, Anggota Pokdarwis Suko Makmur, Tim Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.

Tim SDGs Center Undip diwakili oleh Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T, M.Si, Dr. Diana Nu Afifah, S.T.P, M.Si, Dr. Yayuk Astuti, S.Si, M.Si, dan M. Arfan, S.Kom, M.Eng. Kehadiran Tim SDGs Center Undip untuk ikut berpartisipasi dalam tebar benih ikan. Menurut Tim SDGs Center Undip, kegiatan semacam ini merupakan wujud komitmen implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan di Undip. Undip mempunyai andil yang sangat kuat untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals di Indonesia, seperti kegiatan saat ini merupakan upaya untuk capaian pada SDGs 14 (Life Below Water), SDGs 12 (Responsible Consumption and Production), SDGs 1 (No Poverty), dan SDGs 2 (Zero Hunger). Dengan pemanfaatan waduk Jatibarang sebagai habitat konservasi ikan, menjadikan masyarakat sekitar waduk lebih sadar dan peduli akan kebersihan waduk dan manfaat waduk yang berkelanjutan agar dijaga keberadaannya. Pemanfaatan waduk Jatibarang juga meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan meningkatkan ketahanan pangan, yang sejalan dengan SDGs 2 (tanpa kelaparan) dan SDGs 1 (tanpa kemiskinan). Program pemerintah yaitu Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang digaungkan saat kegiatan Tebar Benih Ikan ini juga mendukung pencapaian SDGs 2.