SEMARANG – The QS World University Rankings by Subject 2021 atau Peringkat Universitas berdasar bidang studi tahun 2021 baru saja diluncurkan pada 3 Maret 2021. Prestasi baik diukir oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDIP (Universitas Diponegoro) terutama jurusan bisnis dan manajemen yang menepati posisi keempat di Indonesia. Lima besar jurusan bisnis dan manajemen di Indonesia adalah Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro dan Universitas Brawijaya.

Dekan Fakulas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Profr Dr Suharnomo SE MSi, mengaku bersyukur atas raihan yang dicapai fakultas yang saat ini dipimpinnnya. “Sangat patut disyukuri dan menjadi kebanggan tersendiri. Hal ini menjadi bukti rekognisi internasional atas internal business process di FEB,” kata Suharnomo, Sabtu (6/3/2021).

Menurut dia academics reputation dan employer reputation adalah 2 pilar utama penilaian sehingga bisa dikatakan, kontribusi ilmiah bagi masyarakat diakui oleh kalangan akademisi serta users dan industri melihat keterserapan yang tinggi akan lulusan di dunia industri yang bergengsi.  Topangan sarana yang memadai, seperti layanan Bloomberg Financial Laboratory, yang disediakan FEB Undip, menjadi satu-satunya di Indonesia yang juga mensejajarkan FEB Undip dengan kolega sebidang di dunia.

Atas peringkat yang diraih FEB Undip, Suharnomo mengucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan Undip, para dosen, tenaga pendidik (Tendik), mahasiswa serta kalangan media massa yang yang selalu mendukung upaya memperbaiki kinerja yang dilakukan. Banyak pihak yang punya kontribusi terhadap prestasi ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas supportnya,” tambah dia.

Pemeringkatan bidang bisnis dan manajemen adalah salah satu dari penilaian terhadap 51 bidang studi yang setiap tahun dilakukan oleh QS World University Ranking. Penilaian dilakukan terhadap empat komponen yaitu reputasi akademik, reputasi tenaga pengajar, sitasi riset dan H-index. Tujuan dari pemeringkatan utamanya adalah membantu calon siswa mengidentifikasi sekolah terkemuka di dunia dalam bidang pilihan mereka sebagai tanggapan atas permintaan yang tinggi untuk perbandingan tingkat mata pelajaran.

Masing-masing peringkat disusun menggunakan empat sumber yaitu survei global QS terhadap akademisi dan pemberi kerja, yang digunakan untuk menilai reputasi internasional institusi di setiap mata pelajaran, penilaian terhadap dampak penelitian, berdasarkan kutipan penelitian per makalah dan indeks-h pada subjek yang relevan yang menggunakan basis data Scopus Elsevier, basis data kutipan penelitian terlengkap di dunia.

Pada tingkat global, FEB Undip juga mengukir prestasi membanggakan karena masuk dalam peringkat 500 – 550 kampus tujuan belajar bisnis. Dari 500-an kampus yang teratas yang dituju untuk belajar bisnis oleh para mahasiswa, Harvard menempati posisi puncak dan Amerika Serikat menjadi negara penyumbang terbanyak kampus bisnis terbaik (105 kampus) diikuti oleh Inggris yang menempatkan 62 kampus.

Data yang digunakan QS tidak main-main, mereka melakukan penelitian dan mendapat data reputasi akademik dari lebih 100.000 akademisi di seluruh dunia, reputasi pemberi kerja dari hampir 50.000 tanggapan survey dimana pemberi kerja diminta untuk mengidentifikasi hingga 10 institusi domestik dan 30 internasional yang mereka anggap sangat baik untuk perekrutan lulusan. Mereka juga diminta untuk mengidentifikasi disiplin ilmu yang mereka pilih untuk direkrut.

Mengenai kutipan, metode yang digunakan adalah mengukur kutipan per makalah, bukan kutipan per anggota fakultas dengan menggunakan data kutipan bersumber dari Scopus, selama periode lima tahun. H-index digunakan untuk menghitung akademisi yang paling banyak dikutip dan jumlah kutipan yang mereka terima di publikasi lain.