Universitas Diponegoro, Semarang (31/3/2021) – Rektor Universitas Diponegoro melantik Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senat Mahasiswa dan para Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Undip untuk periode tahun 2021. Organisasi kemahasiswaan di Universitas Diponegoro terdiri dari 13 BEM, 13 Senat Mahasiswa dan 48 UKM. Pelantikan berlangsung secara daring dengan ZOOM Meeting, Rabu pagi.

Usai pembacaan Surat Keputusan, Rektor Undip melantik para pengurus BEM, Senat Mahasiswa dan pengurus UKM. Mereka lalu bersama-sama berikrar dipandu oleh Ketua BEM Undip periode 2021, Muhammad Chory Firdaus. Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan Pengurus BEM Undip periode 2020 kepada pengurus BEM Undip 2021 yang secara simbolis ditandai dengan menampilkan pada layar halaman muka Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus BEM Undip periode 2020.

Ketua BEM Undip 2020, Razin Hilmy Baihaqi menyampaikan naskah sambutan kabinet Pemrakarsa Mahakarya. Hilmy, panggilan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus organisasi kemahasiswaan (ormawa) periode lama yang telah berkarya bersama. Kepada pengurus ormawa yang baru, ia berpesan agar membuka kran kolaborasi karena kekuatan organisasi dalam menghasilkan gerakan dan pelayanan yang baik, ditentukan oleh seberapa kuat organisasi itu sendiri. Kuat dalam hal ini adalah kemampuan membumikan gagasan, ketegasan dalam kepemimpinan, serta kelancaran dan kejelasan dalam berbicara. Ia juga berpesan kepada kepengurusan periode 2021 untuk mampu menghasilkan produk-produk pelayanan berkualitas baik dalam bentuk program kerja maupun bentuk-bentuk lainnya.

Sementara itu Ketua BEM Undip Periode 2021 Muhammad Chory Firdaus, memperkenalkan nama kabinet Baskara Karya saat menyampaikan orasi dan sambutan perkenalan. Baskara artinya matahari, harapannya organisasi mahasiswa yang ada di Universitas Diponegoro dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH., M.Hum berpesan kepada seluruh pengurus ormawa Undip periode 2021 untuk menjaga integritas, akuntabilitas dan menjunjung tinggi nama baik Universitas Diponegoro.

“Seperti lirik dalam Mars Universitas Diponegoro, junjunglah tinggi. Oleh karena itu saya minta bahwa seluruh pengurus BEM, Senat dan UKM 2021 ini mampu mengangkat nama Undip. Undip bukan hanya milik kalian, tapi milik 250 ribu alumni dan milik negara karena Undip merupakan institusi negara. Oleh karena itu, saya harapkan kalian betul-betul bisa menjadi bagian dari kekuatan pemeringkatan Universitas Diponegoro melalui prestasi-prestasi yang dihasilkan ormawa,” ujar Rektor Undip.

Rektor mengajak seluruh ormawa untuk saling menjaga kualitas akuntabilitas Undip yang selama ini selalu mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta mengajak para pengurus ormawa untuk bersinergi.

“Saya harap ormawa di Undip juga bisa menjaga akuntabilitas organisasi masing-masing. Peraturan sudah jelas dan ada sangsi-sangsi yang memberikan pembelajaran bagi yang melanggar. Selalu semangat untuk melaksanakan tugas selama satu tahun kedepan. Jangan lemah meski di masa pandemi. Mari bersinergi untuk membangun Undip yang lebih baik, lebih hebat, lebih sejahtera dan lebih banyak mengayomi orang-orang yang tidak mampu,” lanjut Rektor.

“Selama pandemi, Universitas Diponegoro telah memberikan bantuan bagi puluhan ribu mahasiswa yang terdampak pandemi, baik dalam bentuk santunan-santunan, bantuan tunai, bantuan keringanan, pembebasan, pengangsuran uang kuliah dan sebagainya. Apa yang telah dilakukan Undip ini merupakan bukti bahwa Undip adalah kampus yang berorientasi pada rakyat Indonesia,” pungkas Rektor Undip.

Acara Inaugurasi Diponegoro 2021 ditutup dengan webinar tentang kesehatan mental dengan menghadirkan narasumber Dosen Fakultas Psikologi Undip, Dr. Phil Dian Veronika Sakti Kaloeti,S.Psi.,M.Psi.,Psikolog.