Universitas Diponegoro kembali menambah jumlah guru besar dengan mengukuhkan 3 (tiga) Srikandi yakni Prof. Dr. Kholis Roisah, SH.,M.Hum. dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Aries Susanty, ST.,MT dari Fakultas Teknik, Prof. Dr.Ir. Delianis Pringgenis, M.Sc. dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan bertempat di Gedung Prof. Soedarto, SH kampus Undip Tembalang (Sabtu,2/11).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Diponegoro Prof.Dr.Yos Johan Utama, SH.,M.Hum. menyampaikan bahwa, “Undip sampai dengan saat ini terus mengejar target untuk mendapatkan 10 persen guru besar dari total jumlah dosen. Berbagai upaya dilakukan diantaranya dengan memberikan bantuan biaya untuk menempuh program Doktor, selanjutnya dipacu untuk meraih gelar profesor, salah satunya dengan program 1 profesor harus menarik 1 calon untuk meraih gelar profesor. Cara lain yakni dengan menulis succes story yang dibagikan untuk memacu kandidat guru besar”.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Undip Prof.Dr.Ir. Sunarso,MS menyampaikan bahwa “Sampai dengan bulan November ini, jumlah guru besar aktif sejumlah 125 orang. Insya Allah akan menyusul guru besar lainnya yang saat ini SK nya dalam proses”.

Dalam acara pengukuhan, Prof. Dr. Kholis Roisah, SH.,M.Hum. dari Fakultas Hukum menyampaikan materi tentang Aksentuasi Kepemilikan Kolektif sebagai Respon terhadap Tatanan Global Hak Kekayaan Intelektual. Beliau menyampaikan perlu adanya rekrontruksi pada sistem hukum HKI dengan harapannya mendatang akan lebih mampu memenuhi kebutuhan perlindungan kepemilikan HKI bagi sebagian komunitas penghasil kreatifitas intelektual.

Adapun Prof. Dr. Aries Susanty, ST.,MT memaparkan tentang Penerapan Green Supply Chain Management untuk Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah. Sementara Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenis,M.Sc. menyampaikan makalah bertajuk Bioprospeksi Bahan Hayati Laut untuk Pengembangan Industri di Indonesia.(Utami-Humas)