Upacara wisuda merupakan salah satu momen yang dinantikan oleh mahasiswa ketika berhasil menyelesaikan tugas akhirnya. Di saat itu, para wisudawan biasanya mengajak orang tua serta keluarga untuk menghadiri prosesi tersebut untuk berbagi momen kebahagiaanya.

Namun di waktu bahagia ini ada momen haru karena harus mewakili anggota keluarga yang telah meninggal dunia untuk diwisuda. Hal ini yang tengah dirasakan oleh Ivan. Ia datang pada upacara Wisuda periode ke-167 Universitas Diponegoro (Undip) untuk mewakili ayahandanya, Alm. Nedi Sunaedi yang telah meninggal dunia.

Sang Ayah, Alm. Nedi Sunaedi merupakan mahasiswa Pascasarjana Undip yang telah mengambil studi S3 Ilmu Lingkungan dan berhasil lulus dengan IPK 3,67. Rencananya beliau akan diwisuda pada tanggal 28 Juli 2022 dalam prosesi Wisuda periode ke-167 Undip di Gedung Prof. Soedarto SH, kampus Undip Tembalang. Namun takdir Tuhan berkata lain, beliau wafat pada tanggal 14 Juli 2022 dikarenakan sakit.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., dalam pidatonya menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengungkapkan bahwa perjuangan Almarhum harus tetap dilanjutkan. “Khusus untuk anak ku yang mewakili Ayahanda yang sudah wafat, Ayahanda akan senang jika kau bisa melanjutkan perjuangan Ayahanda. Insyallah itulah bakti anak yang sebenarnya.” ucap Prof. Yos.

Selanjutnya, didampingi oleh Dekan Fakultas Teknik Undip Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., Rektor Undip mendatangi dan memberikan Ijazah Ayahanda kepada Ivan serta memberi semangat untuk terus melanjutkan perjuangan Ayahanda.

Sementara itu, Ivan merasa bangga dan haru terhadap perjuangan Almarhum dalam menempuh pendidikannya. “Rasa bangga, karena Ayah dapat menyelesaikan pendidikan S3, mengingat perjuangan dan tantangan yang dihadapi oleh beliau sampai tahap lulus. Rasa haru dan sedih, mengingat seharusnya beliau lah yang hadir pada acara wisuda ini.” jelasnya.

Ivan, anak Alm. Nedi Sunaedi, saat mewakili Ayahanda di prosesi Wisuda periode ke-167 Universitas Diponegoro, Kamis (28/07).

Alm. Nedi Sunaedi dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras, pembimbing yang baik bagi teman kerja dan mahasiswanya, serta sosok yang penyabar dan tekun dalam pekerjaannya. Selain itu, Alm. Nedi Sunaedi selalu berpesan kepada keluarganya untuk selalu ingat kepada Allah SWT dengan tidak meninggalkan ibadah Salat.

“Di tempat kerja beliau dikenal sebagai sosok seorang pekerja keras, pembimbing bagi rekan-rekan kerjanya, partner kerja yang suportif, pendidik yang memberikan semua ilmu pengetahuan yang dimiliki dan bimbingan bagi mahasiswanya. Sosok penyabar dan tekun dalam mengerjakan pekerjaannya. Di keluarga beliau sebagai sosok penyayang, perhatian, dan menjadi pendengar yang baik. Serta selalu berpesan untuk ingat kepada Allah SWT dengan menunaikan Salat.” tutur Ivan.

Alm. Nedi Sunaedi merupakan pengajar pada Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Beliau menempuh jenjang S1 Pendidikan Geografi di Universitas Pendidikan Indonesia, kemudian melanjutkan studi S2 Geografi di Universitas Gadjah Mada, dan menempuh S3 Ilmu Lingkungan di Universitas Diponegoro.

Alm. Nedi Sunaedi (tengah) saat menyelesaikan Ujian Disertasi